HUBUNGAN SIKAP KERJA DAN BEBAN ANGKUT TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PEKERJA BURUH ANGKUT IKAN (MANOL) DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI

SAIFUL AZIS SETYAWAN, 101511535040 (2019) HUBUNGAN SIKAP KERJA DAN BEBAN ANGKUT TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PEKERJA BURUH ANGKUT IKAN (MANOL) DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
PSDKU.FKM.03-19 Set h abstrak.pdf

Download (104kB)
[img] Text
PSDKU.FKM.03-19 Set h daftar isi.pdf

Download (198kB)
[img] Text
PSDKU.FKM.03-19 Set h daftar pustaka.pdf

Download (125kB)
[img] Text (FULLTEXT)
PSDKU.FKM.03-19 Set h.pdf
Restricted to Registered users only until 17 October 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan salah satu keluhan yang sering ditemui pada pekerja, tak terkecuali buruh angkut ikan. Buruh angkut ikan berisiko tekena keluhan LBP dikarenakan pekerjaannya dilakukan dengan berdiri dan posisinya membungkuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap kerja dan beban angkut terhadap keluhan LBP pada buruh angkut ikan (manol) di PPP Muncar Banyuwangi. Desain Penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sejumlah 35 responden yang diambil dari populasi sejumlah 42 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data didapatkan dari hasil wawancara kuesioner untuk mengetahui karakteristik individu (usia, masa kerja dan kebiasaan merokok), cara angkut, beban kerja meliputi beban angkut, frekuensi, dan durasi. Metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Nordic Body Map (NBM) digunakan untuk mengetahui sikap kerja dan tingkat keluhan LBP. Data dianalisis menggunakan Chi-Square dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mayoritas berusia lebih dari 35 tahun (88,6%), sebanyak 80% masa kerjanya lebih dari 5 tahun, sebanyak 48,6% responden termasuk kategori perokok sedang, mayoritas sikap kerjanyatidak ergonomis (74,3%), sebanyak 63,9% beban angkutnya lebih dari 50 kg/hari, seluruh responden cara angkutnya dengan dipikul menggunakan bambu oleh dua orang yang diletakkan di atas bahu, sebagian besar frekuensi angkutnya 21-30 kali/hari (45,7%), sebesar 94,3% durasi kerjanya ≤8 jam/hari, sebesar 57,2% beban kerja responden dalam kategori sedangdan sebesar 51,4% responden mengalami keluhan LBP.Kesimpulan dari hasil analisisChi-Square menunjukkan sikap kerja berhubungan dengan keluhan LBP (p value 0,042), beban angkut berhubungan dengan LBP (p value 0,01) dan beban kerja berhubungan dengan LBP (p value 0,001).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PSDKU.FKM.03-19 Set h
Uncontrolled Keywords: Low back pain, sikap kerja, beban angkut.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 16. PSDKU Banyuwangi > Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SAIFUL AZIS SETYAWAN, 101511535040UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorIndriati Paskarini, NIDN: '0011046603UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 17 Oct 2019 04:10
Last Modified: 17 Oct 2019 04:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/89297
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item