PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI KECAMATAN SONGGON, BANYUWANGI

WAHYU FEBRIAWAN, 101511535001 (2019) PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI KECAMATAN SONGGON, BANYUWANGI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
PSDKU.FKM.21-19 Feb p abstrak.pdf

Download (21kB)
[img] Text
PSDKU.FKM.21-19 Feb p daftar isi.pdf

Download (28kB)
[img] Text
PSDKU.FKM.21-19 Feb p daftar pustaka.pdf

Download (33kB)
[img] Text (FULLTEXT)
PSDKU.FKM.21-19 Feb p.pdf
Restricted to Registered users only until 17 October 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perilaku buang air besar sembarangan merupakan salah satu contoh perilaku yang tidak sehat, karena membuang tinja di area terbuka. Sebanyak 34 juta penduduk pedesaan masih melakukan praktik buang air besar sembarangan (Depkes RI, 2016). Kecamatan Songgon Banyuwangi desa yang tidak mengakses jamban sehat tahun 2018 desa Parangharjo (54,4%) dan desa Bedewang (40,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku masyarakat tentang pengetahuan, sikap, tokoh panutan, ketersediaan fasilitas BAB, pendapatan ekonomi, dan budaya BAB masyarakat terkait dengan BABS di Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan sasaran responden adalah satu orang dalam satu keluarga yang berusia 20-50 tahun. Penelitian mengggunakan teknik multistage random sampling untuk menentukan lokasi penelitian yang dilanjutkan dengan simple random sampling untuk menentukan responden. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melalui kuesioner wawancara dan observasi. Analisis yang digunakan adalah uji univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku buang air besar sembarangan terkait dengan pengetahuan responden kategori sedang 54,4%, sikap responden kategori sedang 48,9%, tokoh panutan responden kategori sedang 47,8%, ketersediaan fasilitas BAB responden dalam kategori baik 63,3%, pendapatan ekonomi responden kategori cukup 57,8% dan budaya BAB responden kategori kurang 51,1%. Kesimpulan dari penelitian ini masih kurangnya pemahaman masyarakat terkait dengan perilaku buang air besar dan masih terdapat responden yang praktik buang air besar sembarangan. Oleh karena itu maka diperlukan peningkatan perilaku hidup bersih dsn sehat dengan cara penyuluhan disemua lapisan masyarakat secara berkala oleh petugas kesehatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PSDKU.FKM.21-19 Feb p
Uncontrolled Keywords: perilaku, buang air besar sembarangan
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 16. PSDKU Banyuwangi > Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
WAHYU FEBRIAWAN, 101511535001UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMohammad Zainal Fatah, NIDN: '0016046006UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 17 Oct 2019 06:45
Last Modified: 17 Oct 2019 06:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/89326
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item