SUBSTITUSI FERMENTASI TEPUNG MAGGOT (Hermetia illucens) PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP EPA (Eicosapentaenoic Acid) DAN DHA (Docosahexaenoic Acid) DAGING IKAN BAWAL AIR TAWAR (Colossoma macropomum)

LAILATUR RUBI’AH, 141511133060 (2019) SUBSTITUSI FERMENTASI TEPUNG MAGGOT (Hermetia illucens) PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP EPA (Eicosapentaenoic Acid) DAN DHA (Docosahexaenoic Acid) DAGING IKAN BAWAL AIR TAWAR (Colossoma macropomum). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK PK BP 127 19 Rub.pdf

Download (44kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI PK BP 127 19 Rub.pdf

Download (37kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA PK BP 127 19 Rub.pdf

Download (49kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT PK BP 127 19 Rub.pdf
Restricted to Registered users only until 30 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) merupakan spesies yang telah banyak dibudidayakan termasuk di Indonesia. Ikan bawal air tawar memiliki keunggulan yaitu ekonomis penting, nafsu makan baik dan pertumbuhannya cepat. Peningkatan produksi budidaya dapat dipercepat melalui pemberian pakan. Salah satu pakan yang dapat digunakan sebagai alternatif pakan ikan yaitu Maggot (Hermetia illucens) yang mengandung sumber protein 34,96% dan lemak 7,78% serta asam linoleat (n-6) dan linolenat (n-3) masing-masing 0,70% dan 2,24%. Turunan dari asam linolenat adalah EPA dan DHA dan untuk meningkatkan kandungan EPA dan DHA pada tubuh ikan dapat dilakukan melaui pemberian pakan yang kaya akan asam lemak omega-3 (Salasah dan Nilawati, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi fermentasi tepung maggot (Hermetia illucens) pada pakan komersial untuk meningkatkan kandungan EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosahexaenoic Acid) daging ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum). Metode yang digunakan penelitian adalah metode eksperimental dengan RAL (Rancangan Acak Lengkap) yang terdiri dari lima perlakuan dan empat kali ulangan. Jumlah dosis fermentasi tepung maggot yang disubtitusikan pada pakan komersial adalah : P0 (0%), P1 (12%), P2 (14%), P3 (16%), dan P4 (18%). Parameter utama yang diamati pada penelitian ini yaitu kandungan EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosahexaenoic Acid). Parameter penunjang yang diamati yaitu kualitas air. Analisis data yang digunakan ANOVA (Analysis of Varian) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda (Duncan). Hasil penelitian substitusi fermentasi tepung maggot pada pakan komersial selama 30 hari pemeliharaan menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05) terhadap kandungan EPA dan DHA pada daging ikan bawal air tawar. Kandungan EPA tertinggi terdapat pada perlakuan P1 (12%) sebesar 93,128 ng/mL dan kandungan DHA tertinggi pada perlakuan P1 (12%) sebesar 23,796 pg/mL. Penggunaan substitusi fermentasi tepung maggot pada pakan komersial dapat dilakukan meggunakan dosis 12 % karena dapat meningkatkan kandungan EPA dan DHA pada daging ikna bawal air tawar dan dapat digunakan sebagai pakan alternatif pada ikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 127/19 Rub p
Uncontrolled Keywords: Ikan Bawal Air Tawar, Fermentasi Tepung Maggot, EPA dan DHA
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
LAILATUR RUBI’AH, 141511133060UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorProf. Dr. Mirni Lamid, drh., MP, 196201161992032001UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 30 Oct 2019 07:28
Last Modified: 30 Oct 2019 07:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/90244
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item