FORMULASI TABLET EKSTRAK ETANOL 70% DAUN Justicia gendarussa Burm.f DENGAN KOMBINASI BAHAN PENGISI LAKTOSA DAN PATI JAGUNG

ERMA WAHYU WIDYANINGRUM, 050610109 (2010) FORMULASI TABLET EKSTRAK ETANOL 70% DAUN Justicia gendarussa Burm.f DENGAN KOMBINASI BAHAN PENGISI LAKTOSA DAN PATI JAGUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-widyaningr-16897-7.abstr-f.pdf

Download (328kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
ERMA WAHYU WIDYANINGRUM.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ekstrak etanol 70% daun Justicia gendarussa Burm.f mengandung 12 komponen flavonoid dengan komponen mayor adalah gendarusin A yang terbukti memberikan efek antifertilitas dengan aktivitas pencegahan penetrasi spermatozoa dengan mekanisme penghambatan enzim hyaluronidase. Formulasi dari ekstrak etanol 70% daun J.gendarussa Burm.f. dibuat dalam bentuk sediaan tablet dan dibuat dalam 5 formula F1, F2, F3, F4 dan F5. Cab-O-sil sebagai bahan pengadsorbsi dengan kadar 10%, primojel sebagai bahan disintegran dengan kadar 4%, serta kombinasi pati jagung dan laktosa sebagai bahan pengisi (F1=100% laktosa; F2=70% laktosa dan 30% pati jagung; F3=50% laktosa dan 50% pati jagung; F4=30% laktosa dan 70% pati jagung; F5=100% pati jagung). Hasil pemeriksaan kecepatan alir granul formula F1, F2, F3, F4, dan F5 adalah sebesar 19,49±0,44; 15,96±0,29; 14,44±0,65; 16,68±0,56; 14,42±0,24 gram/detik.. Adapun hasil pemeriksaan sudut istirahat pada granul formula F1, F2, F3, F4 dan F5 adalah; 20,050±0,48; 23,960±0,00; 23,960±0,00; 23,960±0,00; 25,280±1,08. Hasil uji jumlah fines (partikel berukuran <100µm) pada F1, F2, F3, F4 dan F5 memenuhi persyaratan yaitu jumlah fines tidak lebih dari 20%. Dari hasil pemeriksaan kandungan lengas pada F1, F2, F3, F4, dan F5 didapatkan bahwa kandungan lengas adalah; 5,97±1,62; 7,27±1,06; 7,99±0,52; 7,82±0,89; 6,86±0,58. Meskipun demikian, granul yang didapatkan telah memiliki sifat alir granul yang baik, tidak lengket pada ruang kompresi ketika dilakukan penekanan untuk tabletasi pada proses kompaksi, serta bisa dikeluarkan dengan mudah tanpa terjadinya capping dari ruang kompresi. Hasil uji kompaktibilitas dengan Erweka Hardness tester menunjukkan adanya penurunan kompaktibilitas tablet seiring dengan peningkatan bahan pengisi pati jagung dalam formula tablet dimana kompaktibilitas tablet tertinggi adalah pada formula F1 yang menggunakan bahan pengisi laktosa sebanyak 100% yaitu sebesar 16,36 kP dan kompaktibilitas tablet terendah adalah pada formula F5 yang menggunakan bahan pengisi pati jagung sebanyak 100% yaitu sebesar 6,23 kP. Hasil uji evaluasi granul di atas menunjukkan bahwa granul ekstrak etanol 70% daun Justicia gendarussa Burm.f. pada kelima formula menghasilkan granul yang relatif baik sehingga dapat digunakan dalam proses tabletasi. Pada uji kekerasan tablet didapatkan kekerasan tablet pada formula F1, F2, F3, F4 dan F5 adalah sebesar 16,30±0,00kP; 12,25±0,20 kP; 11,60±0,34 kP; 9,27±0,05kP; 6,75±0,09 kP. Di antara semua formula tablet, hasil uji kekerasan tablet yang memenuhi persyaratan yaitu kekerasan tablet antara 4 – 8 kP adalah formula 5 dan hasil analisa data dengan menggunakan metode skor menunjukkan skor tertinggi adalah pada formula 5. Pada uji kerapuhan tablet didapatkan kerapuhan tablet pada F1, F2, F3, F4 dan F5 sebesar 0,06±0,02 %; 0,22±0,15 %; 0,12±0,09 %; 0,25±0.06 %;0,23±0,09 %. Kelima formula tablet ini telah memenuhi persyaratan kerapuhan tablet, yaitu kurang dari 1 %. Skor tertinggi pada hasil evaluasi kerapuhan tablet adalah pada formula 1 dan formula 3. Untuk mengetahui pengaruh peningkatan bahan pengisi pati jagung terhadap waktu hancur maka dilakukan uji waktu hancur tablet dimana diperoleh data waktu hancur tablet F1, F2, F3, F4 dan F5 adalah sebesar 20,11±0,09 menit; 15,03±0,05 menit; 13,07±0,05 menit; 10,12±0,13 menit; dan 8,57±0,42 menit. Dari kelima formula, F1 dan F2 tidak memenuhi persyaratan waktu hancur tablet dan skor tertinggi pada parameter ini dimiliki oleh formula 5. Peningkatan kadar pati jagung menurunkan kekerasan tablet dan waktu hancur tablet. Pada formula F5 dimana kandungan bahan pengisi adalah 100% pati jagung menunjukkan skor tertinggi dia antara kelima formula. Pada formula ini menghasilkan kekerasan tablet rata-rata sebesar 6,75±0,09 kP dan waktu hancur tablet rata-rata sebesar 8,57±0,42 menit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK 2 FF 203/11 Vid f
Uncontrolled Keywords: PLANTS, MEDICINAL ; LACTOSE
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmakognosi Fitokimia
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ERMA WAHYU WIDYANINGRUM, 050610109UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorRakhmawati, Dra., M. Si., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 13 Oct 2011 12:00
Last Modified: 30 Aug 2016 03:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9026
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item