STUDI KELIMPAHAN PLANKTON BERACUN DI PERAIRAN SEDATI JAWA TIMUR

FARIZ KEVIN HARLENS, 141511133146 (2019) STUDI KELIMPAHAN PLANKTON BERACUN DI PERAIRAN SEDATI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK PK BP 138 19 Har s.pdf

Download (37kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI PK BP 138 19 Har s.pdf

Download (34kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA PK BP 138 19 Har s.pdf

Download (38kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT PK BP 138 19 Har s.pdf
Restricted to Registered users only until 31 October 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fitoplankton memiliki klorofil yang berperan dalam fotosintesis untuk menghasilkan bahan organik dan oksigen dalam air yang digunakan sebagai dasar mata rantai pada siklus makanan di laut. Namun fitoplankton tertentu justru mempunyai peran untuk menurunkan kualitas perairan laut apabila jumlahnya berlebih (Blooming). Hal tersebut terjadi karena berlimpahnya nutrient pada badan air sehingga akan berdampak besar pada lingkungan perairan tersebut. Harmful Algae Blooms (HABs) merupakan fenomena pertumbuhan fitoplankton yang berlimpah di air laut atau air payau sehingga menyebabkan kematian massal ikan. Hal ini diperparah dengan fakta bahwa beberapa jenis fitoplankton yang potensial blooming adalah yang bersifat toksik, seperti dari beberapa kelompok Dinoflagellata, yaitu Alexandrium catenella, Gymnodinium breve, dan Dinophysis acuta. Dari kelompok Diatom tercatat jenis Chaetoceros convolurus termasuk fitoplankton perusak sistem pernapasan dan Procentrum sp. termasuk fitoplankton toksik yang menyebabkan Amnesic Shellfish Poisoning (ASP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis plankton beracun di perairan Sedati dan mengetahui faktor yang diduga mempengaruhi kelimpahan plankton beracun yang hidup di perairan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Sedati pada tanggal 18 Juni 2019. Parameter utama yang diamati meliputi Amonium (NH4+), nitrit (NO2-), nitrat (NO3-), dan fosfat (PO43-) dan kelimpahan Harmful Algae (HABs) serta pengukuran parameter pendukung meliputi pH, DO, salinitas, kecerahan, suhu dam arus dengan menggunakan metode survey, yaitu menggambarkan fenomena-fenomena nyata yang berlangsung saat ini atau dapat menggambarkan fenomena lampau. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan mengenai studi kelimpahan plankton beracun dapat disimpulkan bahwa proporsi kelimpahan fitoplankton penyebab HABs masih lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis fitoplankton yang bukan HABs. Dan parameter yang memiliki hubungan kuat dan mempengaruhi kelimpahan fitoplankton (HABs dan Non-HABs) adalah suhu dengan kekuatan hubungan yang sangat kuat dan positif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 138/19 Har s
Uncontrolled Keywords: PLANKTON BERACUN
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
Divisions: 17. PSDKU Banyuwangi > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsNIM
FARIZ KEVIN HARLENS, 141511133146UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDr. Endang Dewi MasithahIr., MP, 196909121997022001UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 31 Oct 2019 02:47
Last Modified: 31 Oct 2019 03:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/90279
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item