HUBUNGAN STATUS GIZI, ASUPAN GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA (Studi pada Siswi Kelas X dan XI MAN 1 Lamongan)

NURUL MAULID DYA, 101511233012 (2019) HUBUNGAN STATUS GIZI, ASUPAN GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA (Studi pada Siswi Kelas X dan XI MAN 1 Lamongan). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
abstrak.pdf

Download (28kB)
[img] Text
daftar isi.pdf

Download (29kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf

Download (94kB)
[img] Text
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 28 November 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: Http:///lib.unair.ac.id

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rawan mengalami masalah gizi. Remaja merupakan kelompok usia yang rawan mengalami gangguan siklus menstruasi. Dampak dari gangguan siklus menstruasi salah satunya yaitu anemia pada remaja perempuan. Gangguan siklus menstruasi dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya status gizi, asupan zat gizi, aktivitas fisik, dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan status gizi, asupan gizi, dan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi siswi kelas X dan XI Madrasah Aliyah Negeri 1 Lamongan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan rancang bangun potong lintang (cross sectional). Populasi pada penelitian ini merupakan siswi kelas X dan XI Madrasah Aliyah Negeri 1 Lamongan (MAN 1 Lamongan). Besar sampel penelitian adalah 83 siswi yang diambil dengan simple random sampling. Pengumpulan data meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, wawancara menggunakan kuisioner karakteristik responden, siklus menstruasi, food recall 2x24 jam dan pencatatan aktivitas fisik. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara status gizi IMT/U dengan siklus menstruasi (p=0,036) dan asupan karbohidrat dengan siklus menstruasi (p=0,032). Tidak terdapat hubungan antara status gizi TB/U (p=0,162), asupan energi (p=0,369), asupan lemak (p=0,624), asupan protein (p=0,996), dan aktivitas fisik (p=0,768) dengan siklus menstruasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu responden dengan status gizi yang tidak normal cenderung mengalami siklus menstruasi yang tidak normal dan siklus menstruasi yang tidak normal lebih banyak pada responden dengan kecukupan asupan karbohidrat yang kurang. Responden diharapkan menormalkan status gizi dan mengatur pola konsumsi dengan menerapkan pedoman gizi seimbang untuk meminimalisir terjadinya gangguan siklus menstruasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM GZ 55/19 Dya h
Uncontrolled Keywords: nutritional status, nutritional intake, physical activity, menstrual cycle, adolescents
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Gizi Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NURUL MAULID DYA, 101511233012UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Adiningsih, '8843560018UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 28 Nov 2019 05:58
Last Modified: 28 Nov 2019 05:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/91658
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item