AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK ETANOL 96 % PERIKARPIUM MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP KANKER KOLON PADA MENCIT HASIL INDUKSI DMBA

SUKOWISESA PRATYEKA, 050710290 (2013) AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK ETANOL 96 % PERIKARPIUM MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP KANKER KOLON PADA MENCIT HASIL INDUKSI DMBA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
download.php_id=gdlhub-gdl-s1-2013-pratyekasu-23373&no=6

Download (1kB)
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-pratyekasu-23373-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kanker adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penyakit ini dicatat 7,4 juta kematian (atau sekitar 13% dari semua kematian di seluruh dunia) pada tahun 2004. Lebih dari 70% dari semua kematian akibat kanker terjadi di Negara berpendapatan rendah dan menengah. Kematian akibat kanker di seluruh dunia diproyeksikan akan terus meningkat, dengan 12 juta kematian diperkirakan pada tahun 2030 (WHO, 2009). Pengobatan kanker dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain pembedahan, radiasi, kemoterapi, endokrinopati, imunoterapi, dan terapi hormon. Masyarakat yang telah menderita kanker banyak yang enggan melakukan pengobatan secara medis karena berbagai alasan seperti alasan ekonomis, psikis, adanya efek samping serta tidak adanya jaminan kesembuhan. Penemuan tanaman-tanaman obat yang menunjukkan efek farmakologis terhadap penyakit kanker terutama yang telah mengalami uji secara ilmiah telah memberikan alternatif dalam mengatasi dan mengobati penyakit kanker. (Chu and Sartorelli, 2007). Hasil penelitian Akao et al., 2008 menunjukkan bahwa α-mangostin dari perikarpium manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki aktivitas menghambat siklus sel dan menyebabkan apoptosis pada kanker usus besar manusia sel DLD-1. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antikanker kolon ekstrak etanol 96% perikarpium manggis (Garcinia mangostana L.) secara in vivo pada mencit yang diinduksi dengan DMBA. Penelitian ini menggunakan mencit BALB/C jantan umur 2-2,5 bulan dengan berat badan 20-30 g yang diinduksi dengan DMBA 0,2 % (b/v) dalam oleum olivarum secara per oral sebanyak 5 kali setiap 3 hari sekali sehingga timbul kanker pada jaringan mencit. Lalu dirawat selama 1 bulan agar tahap progresi kanker tercapai. Selama masa perawatan, mencit diletakkan pada suhu kamar dengan ventilasi yang baik dan diberi makanan dan minuman secukupnya. Setelah 1 bulan, mencit yang telah mengalami pertumbuhan kanker yang tampak secara mikroskopis, kemudian diberi sediaan uji secara per oral setiap hari selama 10 hari. Adapun dosis tiap kelompok uji adalah sebagai berikut, yaitu kelompok kontrol negatif diberi suspensi CMC Na 0,5%, kelompok dosis 1 sebesar 150 mg/kg BB mencit, kelompok dosis 2 sebesar 450 mg/kg BB mencit,dan kelompok kontrol positif diberi Xeloda® 11,18 mg/20g BB pada mencit. Setelah pemberian perlakuan selesai, mencit dikorbankan dengan cara dekapitasi dan diambil jaringan kolonnya untuk dievaluasi. Kemudian dilakukan penimbangan berat badan mencit, berat kolon dan pembuatan preparat histopatologi dari jaringan kolon mencit baik kelompok kontrol maupun kelompok perlakuan. Dari hasil analisis berat badan mencit dan berat kolon menggunakan statistik One-Way ANOVA diperoleh harga sig (0,000) lebih besar dari 0,05 sehingga disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan. Dari hasil analisis pengamatan histopatologi yakni inti yang mengalami hiperkromatik, pleumorfisme pada inti, dan juga sel yang mengalami mitosis, digunakan analisis statistik One-Way ANOVA diperoleh harga sig (0,000) lebih kecil dari 0,05 sehingga disimpulkan bahwa ada perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan pada semua kriteria pengamatan. Untuk mengetahui kelompok mana saja yang berbeda makna analisa dilanjutkan dengan analisa Least Significant Different (LSD). Dari analisa LSD untuk inti yang mengalami hiperkromatik diperoleh harga sig. antara kelompok kontrol positif-kontrol negatif = 0,000; kelompok kontrol negatif-dosis 1 = 0,000; kelompok kontrol negatif-dosis 2 = 0,000; kelompok dosis 1-dosis 2 = 0,000; dan kelompok kontrol positif-dosis 1 = 0,030. Keempat kelompok perlakuan tersebut memiliki perbedaan bermakna karena harga sig pada antar kelompok tersebut lebih kecil dari derajat kepercayaan (α=0,05). Dari analisa LSD untuk pleumorfisme pada inti diperoleh harga sig. antara kelompok kontrol positif-kontrol negatif = 0,000; kelompok kontrol negatif-dosis 1 = 0,000; kelompok kontrol negatif-dosis 2 = 0,000; kelompok dosis 1-dosis 2 = 0,000; dan kelompok kontrol positif-dosis 1 = 0,018. Keempat kelompok perlakuan tersebut memiliki perbedaan bermakna karena harga sig pada antar kelompok tersebut lebih kecil dari derajat kepercayaan (α=0,05). Dari analisa LSD untuk sel yang mengalami mitosis diperoleh harga sig. antara kelompok kontrol positif-kontrol negatif = 0,000; kelompok kontrol negatif-dosis 1 = 0,000; kelompok kontrol negatif-dosis 2 = 0,000; dan kelompok dosis 1-dosis 2 = 0,000. Keempat kelompok perlakuan tersebut memiliki perbedaan bermakna karena harga sig pada antar kelompok tersebut lebih kecil dari derajat kepercayaan (α=0,05). Sedangkan harga sig antara kelompok kontrol positif-dosis 1 = 0,437; kelompok kontrol positif-dosis 2 = 0,300; dan kelompok dosis 1-dosis 2 = 0,783. Ketiga kelompok perlakuan tersebut tidak memiliki perbedaan bermakna karena harga sig pada antar kelompok lebih besar dari derajat kepercayaan (α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak etanol 96% perikarpium manggis (Garcinia mangostana L.) pada kelompok dosis 2 sebesar 450 mg/kg BB mencit menunjukkan aktivitas antikanker kolon yang paling kuat dibandingkan dengan kelompok dosis 1 sebesar 150 mg/kg BB mencit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF.FT.28/13 Pra a
Uncontrolled Keywords: GARCINIA MANGOSTANA L.; ANTI CANCER ACTIVITY
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SUKOWISESA PRATYEKA, 050710290UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMulja Hadi Santosa, Dr., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 18 Mar 2013 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 03:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9189
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item