FITOREMEDIASI DAN RESPON KULTUR PUCUK Fagraea racemosa Jack ex Wall TERHADAP LOGAM BERAT Cu2+

Yennie Agnes Pranata, 050610007 (2013) FITOREMEDIASI DAN RESPON KULTUR PUCUK Fagraea racemosa Jack ex Wall TERHADAP LOGAM BERAT Cu2+. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
download.php_id=gdlhub-gdl-s1-2013-pranatayen-27672&no=5

Download (1kB)
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-pranatayen-27672-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (696kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tembaga ( Cu) dalam lingkungan dengan konsentrasi tinggi dapat masuk ke dalam rantai makanan dan berakumulasi dalam tubuh manusia dan menyebabkan gangguan kesehatan manusia baik secara akut dan kronik. Banyak metode yang dilakukan untuk membersihkan logam berat termasuk Cu dari lingkungan baik dengan cara biologis dan kimiawi. Fitoremediasi adalah sebagai sebuah metode untuk membersihkan lingkungan dari limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dengan bantuan tanaman bahkan mampu melakukan mineralisasi atau phytomining. Untuk mengoptimalisasi metode ini, tanaman yang digunakan adalah tanaman hiperakumulator yaitu tanaman yang dapat mengakumulasi logam berat sampai dengan 0,1% b/b BK. Salah satu tanaman yang dapat mengakumulasi logam berat adalah Costus megalobrachtea K.Schum, tetapi belum diketahui apakah tanaman Costus megalobrachtea K.Schum termasuk dalam tanaman hiperakumulator. Untuk mengetahui apakah tanaman Costus megalobrachtea K.Schum merupakan tanaman hiperakumulator dan pengaruh fitoremediasi logam berat Cu terhadap respon pertumbuhan Costus megalobrachtea K.Schum maka dilakukanlah penelitian dengan menggunakan Kultur Jaringan Tanaman agar keadaan tanaman lebih mudah dikontrol dan diamati. Dilakukan penambahan Cu2+ dalam media dengan 5 macam konsentrasi yaitu 5,10 dan 20 ppm dengan 1 kelompok kontrol (0,0064 ppm Cu2+) selama 3 pasasi dengan tujuan agar mendapatkan tanaman yang benar-benar tahan dengan paparan Cu. Dari hasil penelitian, telah didapatkan kestabilan nilai pH sisa media, % brix sisa media dan remediasi sisa media. Belum didapatkan kestabilan Indeks Pertumbuhan dan kemampuan remediasi pada tiap kelompok. Analisis akumulasi Cu dalam biomassa kultur pucuk Costus megalobrachtea K.Schum dilakukan dengan metode AAS dengan hasil akumulasi akhir 60,83 ± 5,84 μg/g BK pada kelompok perlakuan dengan kadar Cu2+ 2,5 ppm; 125,89 ± 18,33 μg/g BK pada kelompok perlakuan 5 ppm Cu2+ ; 318,11 ± 49,72 μg/g BK pada kelompok perlakuan 10 ppm Cu2+ ; 531,31 ± 27,37 μg/g BK pada kelompok perlakuan 20 ppm Cu2+dan 1279,99 ± 21,39 μg/g BK pada kelompok perlakuan 40 ppm Cu2+. Sesuai dengan persyaratan tanaman hiperakumulator yaitu mampu mengakumulasi logam berat sampai dengan 0,1% b/b BK, maka tanaman Costus megalobrachtea K.Schum yang dapat mengakumulasi logam berat sampai dengan 0,13% b/b BK memenuhi persyaratan tanaman hiperakumulator.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF.FT.30/13 Wid f
Uncontrolled Keywords: COPPER TOXICITY
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS200-770 Metal manufactures. Metalworking
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Yennie Agnes Pranata, 050610007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorGunawan Indrayanto, Prof. Dr. M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 18 Mar 2013 12:00
Last Modified: 02 Aug 2016 03:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9191
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item