STUDI KUALITATIF ASPEK PSIKOSOSIAL PERILAKU MINUM TUAK DALAM TRADISI NITIK DI DAERAH PENGHASIL TUAK DESA TEGALAGUNG KECAMATAN SEMANDING KABUPATEN TUBAN

Meidyaris Marini, NIM011318186305 (2019) STUDI KUALITATIF ASPEK PSIKOSOSIAL PERILAKU MINUM TUAK DALAM TRADISI NITIK DI DAERAH PENGHASIL TUAK DESA TEGALAGUNG KECAMATAN SEMANDING KABUPATEN TUBAN. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text
PPDS.IKJ. 11-19 Mar s ABSTRAK.pdf

Download (26kB)
[img] Text
PPDS.IKJ. 11-19 Mar s DAFTAR ISI.pdf

Download (33kB)
[img] Text
PPDS.IKJ. 11-19 Mar s DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (95kB)
[img] Text (FULLTEXT)
PPDS.IKJ. 11-19 Mar s BR.pdf
Restricted to Registered users only until 10 December 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan data World Health Organisation (WHO) tahun 2012 lebih dari 3 juta orang di dunia meninggal akibat mengonsumsi alkohol. Tuak merupakan minuman beralkohol hasil fermentasi pohon siwalan (bogor), yang wajib tersedia saat hajatan masyarakat Desa Tegalagung, termasuk ketika ada orang meninggal. Perilaku minum tuak dilakukan secara berkelompok, dikenal dengan istilah nitik yang bertempat di tegalan, warung, pinggir jalan atau rumah penduduk setiap waktu. Tujuan : Menganalisis secara kualitatif aspek psikososial penyebab dan dampak perilaku minum tuak dalam tradisi nitik di daerah penghasil tuak Desa Tegalagung Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Metode : Studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview) terstruktur. Pengambilan subjek penelitian dipilih pada peminum dan penjual tuak serta tokoh masyarakat di Desa Tegalagung Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Analisis data kualitatif disajikan dalam narasi dan tabel. Hasil : Minum tuak di Desa Tegalagung merupakan budaya sehingga menjadi suatu perilaku yang umum dilakukan sebagian besar masyarakatnya. Melihat orang mabuk merupakan hal umum, bisa ditoleransi secara sosial, dan pelanggaran akibat minum tuak tidak pernah diproses secara hukum. Kebiasaan mabuk akibat tuak akan menyebabkan perubahan emosi dan perilaku yang bersifat sementara tetapi dapat mengganggu kualitas hidup secara keseluruhan. Kesimpulan : Aspek psikososial tradisi nitik dipengaruhi individu, agama, lingkungan, budaya yang akan menciptakan perilaku minum tuak. Terjadi pergeseran perilaku minum tuak yang bisa berkembang menciptakan tradisi baru.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IKJ. 11-19 Mar s
Uncontrolled Keywords: alkohol, tuak, tradisi, nitik, Tuban, mabuk
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3651-3654 Alcohol. Alcoholic beverages
R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran Jiwa
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Meidyaris Marini, NIM011318186305NIM011318186305
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSoetjipto, NIDN: '8821900016UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 10 Dec 2019 05:13
Last Modified: 10 Dec 2019 05:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/92405
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item