FRAKSINASI EKSTRAK ETIL ASETAT JAMUR ENDOFIT Z 2321 DPU B-1 DARI Aglaia odorata Lour. DAN STUDI PROFIL KLT EKSTRAK JAMUR ENDOFIT Z 2321 DPU B-1 DIBANDING Aglaia odorata Lour.

SABRINA PETTY BUDIONO TASLIM, 050810255 (2013) FRAKSINASI EKSTRAK ETIL ASETAT JAMUR ENDOFIT Z 2321 DPU B-1 DARI Aglaia odorata Lour. DAN STUDI PROFIL KLT EKSTRAK JAMUR ENDOFIT Z 2321 DPU B-1 DIBANDING Aglaia odorata Lour. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-taslimsabr-27666-6.ring-n.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2013-taslimsabr-27666-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Endofit merupakan mikroorganisme yang hidup dalam tumbuhan atau jaringan tanpa menyebabkan penyakit pada tumbuhan tersebut. Beberapa jenis endofit diketahui memiliki senyawa kimia yang mirip dengan inangnya karena adanya kemungkinan tranfer genetik antara jamur endofit dengan tumbuhan inangnya (Strobel & Daisy, 2003). Salah satu jamur endofit yang berhasil diisolasi dari Aglaia odorata Lour. adalah Z 2321 DPU B-1 (Sugijanto et al., 2003) dimana kandungan metabolit sekundernya belum diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk memisahkan campuran senyawa dalam ekstrak etil asetat jamur endofit Z 2321 DPU B-1 dengan kromatografi kolom dan membandingkan profil ekstrak jamur endofit Z 2321 DPU B-1 dibandingkan ekstrak Aglaia odorata Lour. Hasil fraksinasi dari 3,02 gram ekstrak jamur endofit Z 2321 DPU B-1 menggunakan kromtografi kolom dengan beberapa komposisi campuran eluen (nheksan, EtOAc, dan metanol) secara gradien sebagai fase gerak didapatkan 27 kelompok fraksi yang belum murni. Selanjutnya dieluasi dengan fase gerak n-heksan: kloroform: EtOAc: metanol (2:2:3:2) dan dilakukan pengamatan kromatogram panjang gelombang UV 254 nm dan 366 nm. Hasil uji penampak noda menunujukan semua fraksi positif terhadap panampak anisaldehid H2SO4 dan ceri H2SO4. Penampak noda FeCl3 memberikan hasil negatif pada kelompok fraksi nomor 26 dan 27. Penampak noda ninhdrin memberikan hasil negatif pada kelompok fraksi nomor 27. Tidak ada fraksi yang memberikan hasil positif dengan pereaksi dragendroff. Ekstrak batang Aglaia odorata Lour. dengan ekstrak jamur endofit Z 2321 DPU B-1 memiliki persamaan pada tiga nilai Rf dan panjang gelombang maksimum. Tidak ada persamaan antara ekstrak korteks dan ekstrak daun dengan ekstrak jamur endofit Z 2321 DPU B-1. Ekstrak etil asetat jamur endofit Z 2321 DPU B-1 positif terhadap penampak noda anisaldehid H2SO4 sehingga kemungkinan terjadinya transfer genetik antara batang Aglaia odorata Lour. dengan endofit Z 2321 DPU B-1.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF.FT.52/13 Tas f
Uncontrolled Keywords: COLOMN CHROMATOGRAPHY
Subjects: Q Science > QK Botany
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmakognosi Fitokimia
Creators:
CreatorsEmail
SABRINA PETTY BUDIONO TASLIM, 050810255UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorGunawan Indrayanto, Prof.Dr.,Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 24 Oct 2013 12:00
Last Modified: 26 Aug 2016 02:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9263
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item