SKRIPSIPENGARUH PERENDAMAN DALAM PERASAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP KERUSAKAN TELUR Argulus japonicus

FARHAN IDRIS (2019) SKRIPSIPENGARUH PERENDAMAN DALAM PERASAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP KERUSAKAN TELUR Argulus japonicus. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (612kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (645kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (632kB)
[img] Text (FULL TEXT)
PK. BP. 146-19 146-19 Idr p.pdf
Restricted to Registered users only until 20 December 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infestasi parasit merupakan masalah serius yang dihadapi oleh pembudidaya ikan hias. Argulus japonicus merupakan salah satu ektoparasit yang menginfestasi ikan air tawar dibagian sirip, kulit, insang dan seluruh permukaan tubuh. Akibat infestasi tersebut menyebabkan ulserasi dan pendarahan, sehingga memberi akses terjadinya infeksi sekunder oleh bakteri, jamur, virus, hingga menyebabkan kematian. Argulus japonicus merupakan ektoparasit yang mudah bereproduksi. Pengendalian Argulus japonicus yang efisien dapat dilakukan dengan memotong daur hidup terutama pada stadium telur dengan insektisida nabati. Insektisida nabati merupakan bahan alami, bersifat mudah terurai di alam (biodegradable) sehingga tidak mencemari lingkungan dan relatif aman bagi manusia. Daun kelor salah satu dari insektisida alami yang dapat digunakan, karena memiliki kandungan fitokimia yaitu tanin, flavonoid, alkaloid, dan saponin yang bersifat racun bagi telur Argulus japonicus. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman dalam perasan daun kelor (Moringa oleifera) dengan konsetrasi yang berbeda dapat mengakibatkan kerusakan telur Argulus japonicus dan untuk mengetahui konsentrasi optimal perasan daun kelor (Moringa oleifera) yang dapat merusak telur Argulus japonicus hingga 100%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan telur Argulus japonicus sebagai objek penelitian. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan yaitu 0%, 4%, 6% dan 8%. Parameter utama dalam penelitian ini adalah telur Argulus japonicus yang rusak hingga tidak menetas. Data kemudian dianalisis menggunakan Analisis Variansi (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasan daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh terhadap kerusakan telur Argulus japonicus. Konsentrasi 8% perasan daun kelor dapat mengakibatkan telur Argulus japonicus rusak dengan persentase terbesar yaitu 100%. Konsentrasi 6% persentase telur Argulus japonicus yang rusak sebesar 80,6%, konsentrasi 4% sebesar 54,4%, dan kontrol sebesar 0% karena tidak ada diberi perasan daun kelor sehingga tidak ada pengaruh. Konsentrasi perasan daun kelor (Moringa oleifera) yang mengakibatkan kerusakan 100% pada telur Argulus japonicus adalah 8%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK. BP. 146/19 Idr p
Uncontrolled Keywords: Daun kelor; kerusakan telur
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF810 Veterinary parasitology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FARHAN IDRISNIM141411133039
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorKismiyati, -NIDN0008085906
ContributorGunanti Mahasri, -NIDN0009126004
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 20 Dec 2019 07:48
Last Modified: 20 Dec 2019 07:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/92995
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item