PENGARUH L-ARGININ TERHADAP LAJU DISOLUSI KETOPROFEN DALAM DISPERSI PADAT KETOPROFEN-PVP K-30 � L-ARGININ

Dheby Ayu Agustiningrum, 050610249 (2015) PENGARUH L-ARGININ TERHADAP LAJU DISOLUSI KETOPROFEN DALAM DISPERSI PADAT KETOPROFEN-PVP K-30 � L-ARGININ. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (175kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
download.php_id=gdlhub-gdl-s1-2011-agustining-16478&no=1
Restricted to Registered users only

Download (1kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ketoprofen merupakan obat golongan anti inflamasi non steroid yang praktis tidak larut dalam air sehingga pada pemberian peroral, ketoprofen mempunyai masalah pada laju disolusinya. Salah satu cara meningkatkan laju disolusi bahan obat yang sukar larut adalah dengan pembentukan suatu sistem dispersi padat. Meskipun dispersi padat memberikan peningkatan laju disolusi yang tinggi untuk obat yang sukar larut dalam air, namun penggunaan PVP K-30 yang besar kurang praktis untuk obat dengan dosis besar(>100mg). Oleh karena itu dikembangkan pembuatan sistem dispersi padat dengan menambahkan basa amin organik yakni L-Arginin dalam dispersi padat biner ketoprofen-PVP K-30.. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan laju disolusi ketoprofen dalam sistem dispersi padat ketoprofen-PVP K-30 – L-Arginin. Metode pembuatan dispersi padat yang digunakan adalah metode pelarutan menggunakan pelarut etanol 96%, dispersi padat dibuat dengan perbandingan (5:5), (5:5:1) dan (5:5:2). Pelarut etanol 96% dihilangkan dengan mengalirkan udara kering (hair dryer) kemudian disimpan di eksikator. Dispersi padat yang terbentuk dikeruk, digerus dalam mortir kemudian diayak dengan ayakan mesh 60. Uji disolusi dilakukan pada media air suling, menggunakan pengaduk basket dengan kecepatan 100 rpm. Berdasarkan profil disolusi dapat dilihat bahwa laju disolusi dari dispersi padat lebih besar daripada laju disolusi dari campuran fisik dan ketoprofen murni. Peningkatan laju disolusi dari ketoprofen dapat diurutkan sebagai berikut : dispersi padat (5:5:2) > dispersi padat (5:5:1) > dispersi padat (5:5) > campuran fisik (5:5:2) > campuran fisik (5:5:1) > campuran fisik (5:5) > ketoprofen murn, sehingga dapat disimpulkan bahwa peningkatan LArgnin dapat semakin meningkatkan laju disolusi ketoprofen dalam sistem dispersi padat ketoprofen-PVP K-30 – L-Arginin. Secara umum peningkatan laju disolusi ketoprofen dalam sistem dispersi padat terjadi karena efek pembasahan dan solubilisasi PVP K-30, modifikasi fisik bahan obat menjadi bentuk amorf, serta terjadinya interaksi ion antara ketoprofen dengan L-Arginin sehingga meningkatkan kelarutan ketoprofen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 87/ 11 Agu p
Uncontrolled Keywords: ketoprofen
Subjects: Q Science
Q Science > QD Chemistry
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Dheby Ayu Agustiningrum, 050610249UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorACHMAD RADJARAM, Dr., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 12 Sep 2011 12:00
Last Modified: 16 Aug 2016 03:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9356
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item