ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA ALKALOID �POPPY SEED�

SWASTUTY WIDIASIH, 059011222 (2013) ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA ALKALOID �POPPY SEED�. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
download.php_id=gdlhub-gdl-s1-2012-widiasihsw-21441&no=2

Download (1kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Meningkatnya penyalahgunaan obat - obatan, Narkotika khususnya, menuntut kewaspadaan segala pihak. Perdagangan bahan - bahan terlarang semakin banyak, salah satu diantaranya adalah Candu dari tanaman Papaver somniferum Linne. Penelitian terhadap kandungan getah buah Papaver somniferum Linne menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung senyawa alkaloid seperti: Morfin, Kodein, Tebain, Narcein, Papaverin, dan Narkotin. Senyawa alkaloid ini dalam tumbuhan dapat raenyebar keseluruh bagian tumbuhan. Pada tanaman Papaver somniferum Linne senyawa alkaloid ini juga disintesa pada biji, sehingga dilakukan penelitian terhadap " Poppy seed " yang diduga adalah biji dari tanaman Papaver somniferum Linne. Penelitian secara makroskopis dan mikroskopis menunjukkan adanya kesamaan terhadap ciri makroskopis dan mikroskopis perabanding yang digunakan yaitu biji tanaman Papaver somniferum Linne. Ciri - ciri makroskopis yang sama adalah bentuk, permukaan luar, kulit, ukuran dan bau. Sedangkan secara mikroskopis terdapat fragmen - fragmen yang sama pada kedua serbuk bahan yaitu fragmen sel - sel minyak, berkas pengangkutan penebalan noktah, serabut sklerenkim, dan sel batu. Penelitian secara kimia dilakukan dengan reaksi pengendapan dengan hasil endapan coklat kemerahan dengan pereaksi Dragendorf dan Wagner endapan putih dengan pereaksi Mayer. Kromatografi lapis tipis terhadap zat yang diperoleh memberikan noda jingga dengan penampak noda Dragendorf dengan Rf 0,12 ( fraksi bawah ) dan 0,19 ( fraksi atas ). Analisis dengan Spektrofotometri Infra Merah terhadap fraksi atas menunjukkan adanya gugus OH pada bilangan gelombang 3431 cm *, C-0 pada 1101 cm*, alkil pada 2924 cm*, metil pada 1417 cm * dan 1 gugus aromatis pada 1558 c m 1. Analisis terhadap fraksi bawah menunjukkan adanya gugus OH pada 3431 cm*, C-0 pada 1099 cm*, alkil pada 2924 cm* dan 2852 cm*, metil pada 1417 cm*, dan gugus aromatis pada 1558 cm *. Analisis dengan Spektrofotometri Massa menunjukkan bahwa fraksi atas mempunyai massa 300 dan fraksi bawah mempunyai massa 286. Analisis secara kualitatif dengan Densitometri menunjukkan bahwa kedua fraksi mempunyai panjang gelombang maksimum 285 nm dan secara kuantitatif dilakukan pengukuran luas area beberapa larutan baku dan memberikan persamaan regresi y = 2018,845 + 2090,584, dengan harga koefisien korelasi 0,9913986. Dengan meraasukkan luas area sampel terukur ke dalam sampel diperoleh kadar fraksi atas adalah sebesar 8.10^ %. Dari analisis terhadap " Poppy seed ” diatas maka diketahui bahwa bahan ini mengandung senyawa alkaloid yang mempunyai ciri yang sama dengan kodein.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 733/95 Wid i
Uncontrolled Keywords: ALKALOID
Subjects: Q Science
Q Science > QD Chemistry
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SWASTUTY WIDIASIH, 059011222UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 11 Apr 2013 12:00
Last Modified: 24 Aug 2016 03:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9464
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item