AKTIVITAS ANTIOSTEOPOROSIS EKSTRAK ETANOL 96% DAUN GEDI MERAH (Abelmoschus manihot (L.) Medik) DAN KOMBINASI LATIHAN FISIK DALAM MENINGKATKAN KEPADATAN TULANG TRABEKULAR VERTEBRA MENCIT BETINA

WINGIT WEDHARINGTYAS, 051011011 (2014) AKTIVITAS ANTIOSTEOPOROSIS EKSTRAK ETANOL 96% DAUN GEDI MERAH (Abelmoschus manihot (L.) Medik) DAN KOMBINASI LATIHAN FISIK DALAM MENINGKATKAN KEPADATAN TULANG TRABEKULAR VERTEBRA MENCIT BETINA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-wedharingt-35183-6.ringk-n.pdf

Download (222kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FF. FT. 24-14 Wed a.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Osteoporosis merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang dan terjadinya perubahan mikro-arsitektur jaringan tulang yang mengakibatkan meningkatnya kerapuhan tulang dan menurunnya kekuatan tulang, sehingga tulang memiliki kecenderungan mudah patah. Abelmoschus manihot (L.) Medik atau yang dikenal dengan nama daun gedi merah merupakan sayuran khas Sulawesi Utara yang biasa digunakan sebagai sayuran wajib untuk membuat bubur Manado. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa konsumsi harian serbuk simplisia daun Abelmoschus manihot (L.) Medik yang dicampur dalam makanan pada tikus yang telah diangkat ovariumnya dapat meningkatkan nilai BMC (Bone Mineral Content) dan BMD (Bone Mineral Density) dengan dosis optimal 15% daun gedi merah. Sehingga tanaman ini dapat membantu mengurangi keropos tulang pada kondisi defisiensi estrogen dan dapat memberikan perlindungan terhadap osteoporosis. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek pemberian ekstrak etanol 96% daun gedi merah dalam meningkatkan kepadatan tulang trabekular vertebra. Hewan coba yang digunakan adalah mecit betina yang dibagi menjadi enam kelompok perlakuan yakni kelompok kontrol negatif yang diberi suspensi CMC Na, kelompok kontrol positif yang diberi alendronat, kelompok latihan fisik, kelompok uji 1 yang diberi ekstrak dosis 24,88 mg/20 g BB mencit, kelompok uji 2 yang diberi ekstrak dosis 49,76 mg/20 g BB mencit, dan kelompok uji 3 yang diberi ekstrak dosis 24,88 mg/20 g BB mencit disertai dengan latihan fisik. Peningkatan kepadatan tulang diperoleh dari nilai volume tulang trabekular vertebra bagian toraks antara ruas ke X-XII pada mencit betina yang diukur secara mikroskopi dengan satuan persen (%). Data yang diperoleh dinyatakan dalam (mean ± SD) %. Hasil yang diperoleh pada kelompok kontrol negatif yaitu (16,1 ± 6,4) %, kelompok kontrol positif yakni (27,8 ± 7,3) %, kelompok latihan fisik dengan nilai (18,4 ± 5,3) %, kelompok uji 1 yaitu (19,1 ± 6,6) %, kelompok uji 2 yakni (22,7 ± 3,6) %, dan kelompok uji 3 dengan nilai (20,7 ± 5,2) %. Hasil penelitian tersebut dianalisis menggunakan ANOVA One-Way dan tidak menunjukkan adanya perbedaaan bermakna antara kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif dan kelompok uji yang ditunjukkan oleh nilai p=0,073 (p>0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa secara statistik ekstrak etanol 96% daun gedi merah tidak menunjukkan adanya aktivitas dalam meningkatkan kepadatan tulang trabekular vertebra pada mencit betina yang mengalami osteoporosis oleh induksi deksametason.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB. KK-2 FF. FT. 24/14 Wed a
Uncontrolled Keywords: ABELMOSCHUS MANIHOT (L.); ANTIOSTEOPOROSIS
Subjects: R Medicine > RD Surgery > RD701-811 Orthopedic surgery
S Agriculture > SB Plant culture > SB1-1110 Plant culture
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmakognosi Fitokimia
Creators:
CreatorsEmail
WINGIT WEDHARINGTYAS, 051011011UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMANGESTUTI AGIL, Prof. Dr., Hj., MS., AptUNSPECIFIED
ContributorHening Laswati, Dr. , dr., Sp.KFR-KUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 30 Jan 2015 12:00
Last Modified: 29 Jul 2016 02:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9477
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item