STUDI PENGGUNAAN FENITOIN SEBAGAI PROFILAKSIS EARLY SEIZURE PADA PASIEN CEDERA OTAK (Penelitian dilakukan di ROI IRD dan IRNA Bedah F RSUD Dr. Soetomo Surabaya)

MOCH RIZAL ARDIANSYAH, 051011170 (2014) STUDI PENGGUNAAN FENITOIN SEBAGAI PROFILAKSIS EARLY SEIZURE PADA PASIEN CEDERA OTAK (Penelitian dilakukan di ROI IRD dan IRNA Bedah F RSUD Dr. Soetomo Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-ardiansyah-35226-6.ringk-n.pdf

Download (243kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
FF. FK. 14-14 Ard s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Cedera otak merupakan konsekuensi dari proses trauma kepala, trauma kepala merupakan trauma yang diakibatkan tekanan eksternal yang menghantam kepala. Trauma kepala akan berkembang menjadi cedera otak bila diikuti dengan gejala gangguan fungsional otak. Kecelakaan merupakan penyebab terbesar terjadinya cedera otak (The New Zealand guidelines group, 2006 ; Mass et al., 2008). Data dari Badan Pusat Statistik di Indonesia melaporkan peningkatan angka kecelakaan tiap tahunnya (www.bps.co.id). Cedera otak diklasifikasikan menjadi tiga golongan yakni cedera otak ringan, sedang, dan berat. Salah satu komplikasi cedera otak yang sering terjadi adalah post traumatic seizure (PTS). Prevalensi kasus cedera otak yang berkembang menjadi PTS sekitar 5% hingga 25% (Vespa, 2003). PTS diklasifikasikan menjadi early seziure dan late seizure. Kondisi early seizure sangat berkaitan dengan perkembangan late seizure dan kejang berulang. Penggunaan profilaksis fenitoin diharapkan dapat menurunkan probabilitas kejadian early seizure (Olson, 2004). Terapi profilaksis fenitoin diawali dengan pemberian loading dose lalu dilanjutkan dengan maintenance dose (Wahyuhadi dkk., 2014). Pemberian terapi fenitoin harus dilakukan dengan hati-hati, hal ini terkait dengan rentang terapetik fenitoin yang sempit, metabolisme fenitoin mengikuti hukum kinetika non linier, dan tingginya nilai ikatan fenitoin dengan albumin. Kondisi fisiologis pasien juga menjadi pertimbangan dalam pemberian terapi profilaksis feniton (Lacy et al., 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pola penggunaan dan drug related problem (DRP) pada terapi fenitoin sebagai profilaksis early seizure pada pasien cedera otak. Penelitian ini dilakukan pada pasien cedera otak yang dirawat di ROI IRD dan IRNA Bedah F RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Maret hingga Mei 2014. Penelitian ini merupakan penelitian observasional diskriptif dengan metode prospektif. Dari penelitian ini, didapatkan 90 pasien cedera otak sebagai sampel pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan 72,2% pasien mendapatkan LD, dan 27,8% pasien tidak mendapatkan LD. Terdapat variasi dosis pada pemberian terapi profilaksis fenitoin. LD diberikan melalui rute intravena, sedangkan pada pemberian MD, 75,6% pasien menerima MD melalui rute intravena dan 24,4% pasien menerima MD melalui rute intravena yang dilanjutkan dengan rute per oral. Pada penelitian ini, teridentifikasi 4 macam DRPs yakni : untreated indication, ketidak sesuaian dosis fenitoin, unnecessary drug, dan ada 11 obat yang berpotensi untuk berinteraksi dengan fenitoin. Berdasarkan uraian diatas, diketahui terapi profilaksis fenitoin untuk mencegah terjadinya early seizure sangatlah kompleks, hal ini terkait dengan rentang terapi fenitoin yang sempit, tingginya ikatan fenitoin dengan albumin, dan kinetika eliminasi fenitoin yang mengikuti hukum kinetika non linier. Oleh karena itu, adanya therapy drug monitoring (TDM) akan membantu dalam membuat keputusan terkait pemberian terapi profilaksis fenitoin, serta diperlukan adanya peningkatan kolaborasi interprofesional yang melibatkan setiap tenaga kesehatan terutama farmasis dalam bentuk evaluasi rutin penggunaan obat untuk mengoptimalkan terapi dan mencegah atau meminimalkan DRP.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB. KK-2 FF. FK. 14/14 Ard s
Uncontrolled Keywords: DRUG ULITIZATION; PROPHYLAXIS PHENYTOIN; BRAIN INJURY
Subjects: R Medicine > RD Surgery > RD92-97.8 Emergency surgery. Wounds and injuries
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmasi Klinis
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MOCH RIZAL ARDIANSYAH, 051011170UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBudi Suprapti, Dr. , M.Si., AptUNSPECIFIED
ContributorJoni Wahyuhadi, Dr. , dr., Sp.BSUNSPECIFIED
ContributorSukma Ratih Kharisma, Apt, Sp.FRSUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 30 Jan 2015 12:00
Last Modified: 29 Jul 2016 07:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9491
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item