PENENTUAN KORELASI ANTARA COD DAN TOC PADA PENETAPAN KADAR BAHAN ORGANIK DALAM AIR SERTA PENERAPANNYA PADA LIMBAH CAIR PABRIK GULA

SANTI WIDIYANINGRUM, 0 5 8 8 1 1 0 5 7 (1994) PENENTUAN KORELASI ANTARA COD DAN TOC PADA PENETAPAN KADAR BAHAN ORGANIK DALAM AIR SERTA PENERAPANNYA PADA LIMBAH CAIR PABRIK GULA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2012-widiyaning-21437-3.ringk-(1).pdf

Download (103kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-widiyaning-21437-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan korelasi antara COD dan TOC pada penetapan kadar bahan organik dalam air serta penerapannya pada I limbah cair pabrik gula mulai tanggal 15 Pebruari sampai tanggal 4 Juni 1994. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan korelasi antara COD dan TOC pada penetapan kadar glukosa dan kalium asam ftalat dalam air serta untuk mengetahui apakah penerapan pada limbah cair pabrik gula hasilnya sesuai dengan yang didapat pada zat organik murni di atas. Glukosa dan kalium asam ftalat dipilih untuk penelitian ini karena keduanya merupakan zat baku pada analisis COD dan TOC sehingga dapat dihitung nilai COD dan TOCnya berdasarkan penimbangan zatnya. Penerapan dilakukan pada sampel matriks limbah cair pabrik gula karena limbah tersebut banyak mengandung bahan organik terutama karbohidrat. Untuk menentukan adahya korelasi antara COD dan TOC pada penetapan kadar glukosa dan kalium asam ftalat dalam air digunakan uji korelasi dan regresi. Dari hasil penelitian tiga kali replikasi variasi kadar glukosa dan tiga kali replikasi kadar kalium asam ftalat menunjukkan adanya korelasi linier antara COD dan TOC pada penetapan kadar bahan organik dalam air. Hal ini dapat dilihat dari gambar grafik hubungan antara COD dan TOC serta r perhitungan = 0.999 yang lebih besar dari pada r tabel pada a = 0.05; db = n -2 adalah = 0.811. Korelasi termasuk kuat karena koefisien determinasi (r2) = 0.998 berarti mendekati 1. Penerapan pada sampel matriks -limbah cair pabrik gula menunjukkan hasil yang sesuai dengan hasil analisis pada glukosa dan kalium asam ftalat. Hal ini dapat dilihat dari gambar grafik hubungan antara COD dan TOC serta r perhitungan sampel matrik I = 0,999 dan sampel matrik II = 0,998 yang lebih besar dari pada tabel pada a = 0.05; db=n-2 adalah = 0,997 dan perbandingan antara harga TOC dan COD hasil analisis yang sesuai dengan perbandingan berat molekul O 2 dengan berat atom C yaitu sekitar (32 : 12), karena pada COD bahan organik dinyatakan sebagai mg/1 O 2 yang diperlukain untuk mengoksidasi bahan organik dalam sampel sedangkan TOC dinyatakan sebagai mg/1 karbon organik yang terkadung dalam sampel.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 701-94 Wid p
Uncontrolled Keywords: COD, TOC dan bahan organik dalam air
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
SANTI WIDIYANINGRUM, 0 5 8 8 1 1 0 5 7UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNoor Erma, Dra. MSUNSPECIFIED
ContributorSUGIJANTO, Drs. MSUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 27 Nov 2012 12:00
Last Modified: 22 Jul 2016 02:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9708
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item