POLA REGIMENTASI NATRIUM BIKARBONAT PADA KASUS ASIDOSIS METABOLIK PENYAKIT GINJAL KRONIK (Penelitian Dilakukan di Departemen Penyaklt Dalam Rumkital Dr. Ramelan Surabaya)

Kristina Manda Sari, FF (2009) POLA REGIMENTASI NATRIUM BIKARBONAT PADA KASUS ASIDOSIS METABOLIK PENYAKIT GINJAL KRONIK (Penelitian Dilakukan di Departemen Penyaklt Dalam Rumkital Dr. Ramelan Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-sarikristi-14470-kkbkk-2-p.pdf

Download (864kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Gangguan fungsi ginjal pada PGK menyebabkan gangguan keseimbangan asam basa dimana ekskresi ion hidrogen tidak berjalan dengan normal, sehingga kadar kadar ion hidrogen dalam darah meningkat dan cendenmg menimbulkan asidosis metabolik. Asidosis metabolik biasanya tampak pada stadium 4 dan 5 dari PGK (Joy et al, 2005). Asidosis metabolik merupakan suatu kondisi hilangnya ion bikarbonat dari tubuh, penurunan ekskresi asam oleh ginjal, atau peningkatan produksi asam endogenus yang akan mempengaruhi pH arteri dan konsentrasi bikarbonat plasma (Matzke at al , 2008). Asidosis metabolik dapat terjadi apabila kadar bikarbonat (HCO3") plasma mengalami penurunan yaitu < 22 mEq/L dan penurunan pH plasma < 7,35 (Frizzell, 2001). Tanda dan gejala dari asidosis metabolik adalah pernafasan Kussmaul yaitu pernafasan yang dalam dan berat, timbul karena kebutuhan untuk meningkatkan ekskresi karbondioksida sebagai kompensasi kondisi asidosis metabolik. Di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya tidak terdapat prosedur tetap koreksi asidosis metabolik, pada umumnya terapi asidosis metabolik menggunakan natrium bikarbonat. Dosis natrium bikarbonat yang digunakan di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya berdasarkan pengalaman klinisi. Dosis yang diberikan lebih rendah daripada yang dianjurkan dalam pustaka karena pemberian natrium bikarbonat ditentukan seketika sesuai kondisi klinik pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pola regimentasi dosis natrium bikarbonat pada kasus asidosis metabolik Penyakit Ginjal Kronik (PGK). Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif yang dilakukan secara retrospektif¬prospektif di Ruang Rawat Inap Departemen Penyakit Dalam dan Ruang Rekam medis Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Kriteria inklusi adalah pasien PGK disertai asidosis metabolik dengan atau tanpa hemodialisa yang memiliki data BGA lengkap serta mendapatkan terapi natrium bikarbonat. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa Regimentasi dosis natrium bikarbonat diberikan berdasarkan pengalaman klinisi dengan mempertimbangkan beberapa kondisi klinik pasien diantaranya pernafasan kussmaul, anemia, diare serta underlying disease seperti diabetes mellitus, hiperkalemia, dan edema paru. Dosis natrium bikarbonat IV umumnya diberikan 50-100 mEq 25% sampai 75% dosis yang direkomendasikan) selama 2-8 jam untuk kasus-kasus berat pada pH darah < 7,20 dan kadar HCO3 < 12 mEq. Sedangkan per oral digunakan sebagai maintenance diberikan 12-24 mEq ekivalen dengan 1-2 gram tiap 4 jam (3X2 tablet, 500 mg) untuk dosis pemeliharaan terutama pada kasus asidosis metabolik dengan pH > 7,20 dengan HCO3 darah 18-20 mEq/L atau < 20 mEq/L. Rute pemberian natrium bikarbonat dapat melalui IV bolus jika kondisi klinik pasien sesak parah (bukan edema pane), jika kondisi klinik pasien sesak dan pH < 7,20 atau > 7,20 dengan HCO3 darah < 12 mEq/L atau 12-20 mEq/L diberikan IV drip. Kombinasi IV drip dan bolus diberikan jika kondisi klinik pasien sesak parah atau pH < 7,20 dengan HCO3 darah < 12 mEq/L. Sedangkan kombinasi IV drip dan per oral diberikan jika kondisi klinik pasien sesak dan setelah sesak teratasi segera diberikan peroral sebagai maintenance. Dari penelitian ini dapat disarankan perlunya peninjauan kembali protap prosedur tetap terhadap koreksi asidosis metabolik, sehingga koreksi yang diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan keberhasilan terapi asidosis metabolik. Serta perlunya dilakukan pemeriksaan kembali Blood Gases Analysis (BGA) 15-60 menit setelah koreksi sehingga dapat dilakukan analisa dosis dengan tepat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 194-10 Sar p (Fulltext tidak tersedia/Fulltext not available)
Uncontrolled Keywords: DRUG UTILIZATION; CHRONIC RENAL FAILURE
Subjects: R Medicine
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmasi Klinis
Creators:
CreatorsEmail
Kristina Manda Sari, FFUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYulistiani, Apt., Dra., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 29 Mar 2011 12:00
Last Modified: 29 Jul 2016 07:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9862
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item