Uji Sitotoksik 4-T-Butilbenzoilurea Dada Larva Udang

Aris Perdana Kusuma, FF (2008) Uji Sitotoksik 4-T-Butilbenzoilurea Dada Larva Udang. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-kusumaaris-14497-kkbkk-2-u.pdf

Download (737kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di masyarakat (Nafrialdi dan Ganiswarna, 1995). Sehingga, sampai saat ini penelitian untuk mengembangkan obat antikanker terus dilakukan. Salah satu senyawa yang pernah digunakan sebagai obat antikanker adalah urea (Ross, 1999). Dari senyawa urea, banyak dikembangkan senyawa turunannya yang digunakan sebagai obat antikanker, salah satunya adalah hidroksiurea. Hidroksiurea bahkan masih digunakan sebagai obat kanker hingga saat ini. Sayangnya, baik senyawa urea maupun hidroksiurea ini, masih memiliki banyak kekurangan. Misalnya ada efek samping kerontokan rambut, iritasi kulit, dan sebagainya (Tatro, 2003). Oleh karenanya dalam penelitian ini akan diuji senyawa turunan urea yang lain, yakni 4-t-Butilbenzoilurea, yang memiliki nilai lipofilitas lebih tinggi daripada urea dan hidroksiurea, sehingga diharapkan memiliki aktivitas antikanker lebih tinggi, dan efek samping yang lebih rendah. Pada penelitian ini, senyawa 4-t-Butilbenzoilurea, urea, dan hidroksiurea diuji aktivitasnya dengan menggunakan metode Brine Shrimp Test. Metode ini merupakan metode pendahuluan dalam pengujian aktivitas antikanker suatu senyawa. Hewan coba yang digunakan adalah larva udang Anemia sp. Hasil uji ini dapat diketahui dari jwnlah larva udang setelah 24 jam perlakuan. Setelah itu, data diolah dengan menggunakan program SPSS 11.5 for Windows uuntuk mengetahui nilai LC50 nya. Sebelum pengujian Brine Shrimp Test, dilakukan uji kualitatif terhadap senyawa 4-t-Butilbenzoilurea. Uji kualitatif ini meliputi uji organoleptis, uji KLT, uji jarak lebur, dan uji spektrofotometer IR. Pengujian ini dilakukan untuk memastikan bahwa senyawa yang nantinya digunakan dalam uji Brine Shrimp Test adalah benar-benar senyawa 4-t-Butilbenzoilurea. Dari uji Brine Shrimp Test, didapatkan hasil bahwa senyawa hidroksiurea memiliki harga LC50 sebesar 190,52 ppm, dan senyawa 4-t-Butilbenzoilurea LC50 nya sebesar 27,92 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa hidroksiurea dan 4-t-Butilbenzoilurea mempunyai aktivitas sitotoksik menurut metode Brine Shrimp Test (BST). Sedangkan untuk senyawa urea, pada konsentrasi 200 ppm belum menunjukkan respon kematian setengah juinlah hewan cabs, sehingga LC50 nya tidak dapat ditentukan dengan pengujian ini kerena berada di atas 200 ppm. Tingkat aktivitas sitotoksik dari senyawa uji dapat ditentukan dengan melihat harga LC50 nya. Apabila harga LC50 < 200 ppm, senyawa tersebut dikatakan memiliki aktivitas sitotoksik, sebaliknya apabila harga LC50 > 200 ppm, senyawa tersebut dikatakan tidak memiliki aktivitas sitotoksik. Tingkat aktivitas sitotoksik tersebut akan memberi makna terhadap potensi aktivitasnya sebagai antikanker (Meyer, 1982). Penelitian ini menunjukkan dengan metode Brine Shrimp Test, senyawa 4-t-Butilbenzoilurea memiliki aktivitas sitotoksik yang lebih tinggi daripada senyawa hidroksiurea maupun urea. Perbedaan aktivitas antara ketiga senyawa yang diuji ini kemungkinan karena ada perbedaan lipofilisitas antara ketiga senyawa tersebut. Dimana senyawa yang lipofil akan lebih mudah menembus membran larva udang dan memberikan pengaruh terhadap kematian larva udang tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 100-10 Kus u (Fulltext tidak tersedia/Fulltext not available)
Uncontrolled Keywords: BENZOILUREA; CYTOTOXINS
Subjects: Q Science
Q Science > QD Chemistry
Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Aris Perdana Kusuma, FFUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSuko Hardjono, Drs., M.S., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 29 Mar 2011 12:00
Last Modified: 01 Aug 2016 03:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9876
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item