Ekspresi p53 Mutan dan caspase 3 sebagai Faktor Prediksi terhadap Operabilitas Kanker Serviks IIB setelah Mendapat Kemoterapi Neoajuvan

Teguh Prakosa and Brahmana Askandar and Dyah Fauziah (2013) Ekspresi p53 Mutan dan caspase 3 sebagai Faktor Prediksi terhadap Operabilitas Kanker Serviks IIB setelah Mendapat Kemoterapi Neoajuvan. Indonesian Journal of Cancer, 7 (2). pp. 61-67. ISSN 1978-3744

[img] Text (Artikel)
Ekspresi p53 Mutan dan caspase 3 sebagai Faktor.pdf

Download (689kB)
[img] Text (Peer Review)
Ekspresi p53 mutan.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Similarity)
Ekspresi p53 Mutan dan caspase 3 sebagai Faktor Prediksi terhadap Operabilitas Kanker Serviks IIB setelah Mendapat Kemoterapi Neoajuvan.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://www.indonesianjournalofcancer.or.id/e-jour...

Abstract

Tujuan: untuk mengetahui ekspresicaspase3 dan p53 mutan dalam memprediksi respons operabilitas (pra-operatif) pada penderita kanker serviks IIB yang mendapatkan kemoterapi neoajuvanpaclitaxel-platinum. Metode: ekspresicaspase3 dan p53 mutan diperiksa dengan pengecatan immunohistokimia pada 40 potongan biopsi jaringan pasien kanker serviks IIB yang memenuhi kriteria inklusi, yang melakukan pengobatan di RSUD dr. Soetomo, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya mulai bulan Desember 2006 hingga Juli 2011. Kriteria inklusi meliputi penderita kanker serviks IIB yang mendapatkan rejimen kemoterapi neoajuvanpaclitaxel-platinum(cisplatin 75 mg/m2 atau carboplatin AUC 5 paclitaxel175 mg/m2) sebanyak tiga seri berturut-turut 3 mingguan dan telah dilakukan evaluasi operabilitasnya pasca-kemoterapi neoajuvan yang dilakukan sebelum operasi, 3 minggu sampai 4 minggu setelah kemoterapi yang terakhir. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan studi kasus kontrol. Hasil: hubungan antara ekspresi p53 mutan dancaspase3 dengan operabilitas post kemoterapi neoajuvanpaclitaxel-platinumdianalisis dengan uji regresi logistik sederhana. Dari penelitian ini didapatkan sejumlah 22 (55%) pasien kanker serviks IIB yang mendapat kemoterapi neoajuvan memberikan responsinoperabledan 18 (45%) pasien memberikan respons operabel. Ekspresi p53 mutan terbanyak menunjukkan hasil ekspresi negatif, dengan rentang skor 0-1, yaitu sebanyak 33 (82,5%) penderita. Ekspresi positif didapatkan pada 7 (17,5 %) penderita, dan tidak didapatkan perbedaan yang signifikan (p 0,48; OR: 0,55 (CI 95%:0,11-2,87)). Jumlah ekspresicaspase3 yang positif dan negatif menunjukkan jumlah yang sama besarnya baik pada luaran inoperabel maupun operabel, yaitu masing-masing 13 (72,2%) dan 11 (50,0%); dengan p=0,158, OR:2,60(CI 95%:0,69-9,81). Kesimpulan: ekspresicaspase3 dan p53 mutan tidak dapat memprediksi respons operabilitas pada pasien kanker serviks IIB yang mendapatkan kemoterapi neoajuvanpaclitaxel-platinum.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: kanker serviks stadium IIB, kemoterapi neoajuvanpaclitaxel-platinum, operabilitas pascakemoterapi neoajuvan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kebidanan dan Kandungan
Creators:
CreatorsNIM
Teguh PrakosaUNSPECIFIED
Brahmana AskandarNIDN0014057304
Dyah FauziahNIDN0005127309
Depositing User: hanif kurniawan
Date Deposited: 16 Sep 2020 01:36
Last Modified: 16 Sep 2020 01:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/98911
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item