PENENTUAN PARAMETER TERMODINAMIKA PENETRASI KLORFENIRAMIN MALEAT DARI KRIM A/M MELEWATI MEMBRAN LIPID

Whyka Nuzulul Rakhmah, FF (2008) PENENTUAN PARAMETER TERMODINAMIKA PENETRASI KLORFENIRAMIN MALEAT DARI KRIM A/M MELEWATI MEMBRAN LIPID. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rakhmahwhy-14688-kkbkk-2-p.pdf

Download (745kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Antihistamin adalah obat yang bekerja dengan menghambat interaksi histamine dan reseptor histamin. Ada tiga jenis antihistamin, yaitu AH1, AH2 dan AH3. salah satu contoh dari AH1 adalah Chlorpheniramine maleat atau Chlortrimeton biasa disingkat dengan CTM. Pada pemberian per oral, CTM mempunyai efek samping menghambat SSP dengan gejala sedasi, berkurangnya konsentrasi dan waktu aksi serta reaksi yang lambat. Selain itu CTM juga mengalami first pass metabolism sehingga kadar obat dalam darah menurun dan tidak dapat mencapai reseptor histamin secara maksimal. Efek samping tersebut dapat dikurangi dengan penggantian bentuk sediaan topikal, salah satunya adalah bentuk krim dengan basis aim yang bersifat oklusif. Faktor yang mempengaruhi efektifitas pads obat dalam bentuk sediaan topikal adalah pelepasan obat dari basis dan penetrasi obat melewati stratum korneum. Untuk mempelajari mekanisme proses penetrasi tersebut dapat dilakukan dengan cara menentukan parameter penetrasi yang meliputi fluks dan permeabilitas, serta parameter termodinamika proses penetrasi yang meliputi entalpi (AH), energi bebas (AF) dan entropi (AS). Penelitian penetrasi CTM dilakukan secara in vitro dengan menggunakan sel difusi modifikasi dari USP XXIV dan dilakukan pads tiga suhu yang berbeda yaitu 32°C, 36°C dan 40°C. Sebagai membran simulasi kulit digunakan Millipore tipe HA 0,45µm yang diimpregnasi dengan isopropyl myristat (IPM). Hasil penelitian menunjukkan harga fluks rata-rata pada suhu 32°C, 36°C dan 40°C berturut-turut adalah 1,04 ± 0,09; 3,39 ± 0,28 dan 7,07 ± 0,57 (p.g/cm2/menit). Harga permeabilitas rata-rata berturut-turut adalah 0,52.104 ± 0,44.10"5; 1,69.104 ± 1,39.10-5 dan 3,54.104 ± 2,84.10-5 (cm/menit). Semakin meningkat suhu maka harga fluks dan permeabilitas semakin meningkat. Parameter termodinamika pertama yang ditentukan dalam penelitian ini adalah harga AH pada suhu 32°C, 36°C dan 40°C berturut-turut adalah 41099,51; 41091,56 dan 41083,61 (kal/mol). Harga-harga tersebut bernilai positif, yang berarti CTM membutuhkan energi dari lingkungan untuk dapat berpenetrasi menembus membran (endotermik). Selanjutnya adalah harga AF berturut-turut adalah 5976,66; 5332,63 dan 4943,61 (kal). Harga-harga tersebut bernilai positif,yang berarti proses penetrasi CTM untuk menembus membran tidak bersifat spontan. Kemudian yang terakhir adalah harga AS berturut-turut adalah 115,16; 115,72 dan 115,46 (kal). Harga-harga tersebut juga bernilai positif, yang menunjukkan sistem ini bersifat lebih acak dengan peningkatan suhu sehingga proses penetrasi meningkat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 182-10 Rak p (fulltext tidak tersedia/Fulltext not available)
Uncontrolled Keywords: THERMODYNAMICS; ANTIHISTAMINES
Subjects: R Medicine
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmastika
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Whyka Nuzulul Rakhmah, FFUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNoorma Rosita, Dra., Apt., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 31 Mar 2011 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 01:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9906
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item