PENGARUH KADAR PRIMOGEL TERHADAP MUTU FISIK DAN LAJU DISOLUSI ORALLY DISINTEGRATING TABLET PIROKSIKAM (Dari Granul Piroksika:n - Manitol - PVP K-30 2% yang Dibuat dengan Fluid Bed Granulation)

Rizka Rachmawaty, FF (2008) PENGARUH KADAR PRIMOGEL TERHADAP MUTU FISIK DAN LAJU DISOLUSI ORALLY DISINTEGRATING TABLET PIROKSIKAM (Dari Granul Piroksika:n - Manitol - PVP K-30 2% yang Dibuat dengan Fluid Bed Granulation). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-rachmawaty-14714-kkbkk-2-p.pdf

Download (877kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin meningkat menyebabkan perubahan dalam setiap bidang salah satunya adalah dalam bidang kefarmasiaan yaitu modifikasi sediaan obat. Modifikasi ini dilakukan tidak hanya untuk memudahkan penggunaan obat tetapi juga meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalankan terapinya, maka dibuatlah modifikasi suatu sediaan padat yang cepat hancur dan larut untuk pasien yang mengalami kesulitan. Modifikasi ini disebut dengan Orally Disintegrating Tablet (ODT). Orally Disintegrating Tablet (ODT) merupakan suatu bentuk sediaan padat yang hancur dan terlarut dalam mulut tanpa air dalam waktu 60 detik atau kurang. Pada penelitian ini dilakukan beberapa proses untuk mengetahui pengaruh kadar Primogel sebagai disintegran terhadap mutu fisik dan laju disolusi Orally Disintegrating Tablet piroksikam dari granul piroksikam — manitol dengan pengikat PVP K—30 kadar 2 % yang dibuat dengan metode granulasi basah menggunakan Fluid Bed Granulator. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan mutu fisik pada granul diantaranya sifat alir sebesar 11,64 ± 0,12 gram/detik, kompaktibilitas (1/2 ton) sebesar 6,43 ± 0,25 kP dan keseragaman kadar dalam granul sebesar 84,7 % (16,94 ± 0,30 mg). Kadar Primogel yang digunakan sebagai disintegran pada penelitian sebesar 0, 2,5 dan 5 % dari bobot tablet. Granul dicampur dengan disintegran dan lubrikan lalu dikompresi dengan menggunakan alat pencetak hidrolik menjadi tablet berdiameter 8 mm dangan tekanan 1/2 ton selama 3 detik. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan mutu fisik tablet meliputi kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur. Persyaratan ODT yang baik yaitu memiliki kekerasan sebesar 0,1 — 3 kP, kerapuhan < 1 % dan waktu hancur < 1 menit. Pada pemeriksaan diperoleh kekerasan tablet pads formula 1 sebesar 6,43 ± 0,25 kP, formula 2 sebesar 6,47 ± 0,31 kP dan formula 3 sebesar 6,32 ± 0,24 kP, dari data tersebut seluruh formula tidak memenuhi persyaratan ODT (nilai kekerasan melebihi persyaratan ODT). Hasil pemeriksaan kerapuhan tablet pads formula 1 sebesar 0,790 ± 0,07 %, formula 2 sebesar 0,720 ± 0,02 % dan formula 3 sebesar 0,849 ± 0,15 % dan waktu hancur tablet pada formula 1 sebesar 161,33 ± 2,08 detik, formula 2 sebesar 52,67 ± 4,73 detik dan 46,33 ± 4,93 detik untuk formula 3, pada formula 1 diperoleh waktu hancur tablet yang lebih lama dan tidak memenuhi syarat dikarenakan tidak adanya penambahan Primogel pada formula. Dari basil analisis statistik menggunakan SPSS 15.0 dengan derajat kepercayaan 95 % (a = 0,05) diperoleh basil pemeriksaan kekerasan dan kerapuhan tablet yang tidak menunjukkan perbedaan bermakna antar formula, sedangkan hasil uji waktu hancur terdapat perbedaan bermakna antara formula 1 dengan formula 2 dan formula 3. Selain itu dilakukan pula pemeriksaan kadar piroksikam dan uji disolusi dalam tablet. Dari hasil uji disolusi pada ketiga formula, diperoleh jumlah piroksikam yang terlarut memenuhi persyaratan laju disolusi yaitu tidak kurang dari 75 % jumlah piroksikam yang terlarut dalam waktu 45 menit. Dari uji disolusi selanjutnya dapat diketahui nilai efisiensi disolusi (ED45) untuk membandingkan profil disolusi antar formula. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara formula 1 dengan formula 2 dan formula 3. Pemeriksaan keseragaman kadar piroksikam dalam tablet menunjukkan ketiga formula memenuhi persyaratan yaitu 92,5 — 107,5 %. Hal ini menunjukkan piroksikam telah terdistribusi merata dalam tablet. Dari hasil penelitian ini, formula 2 dengan kadar Primogel sebagai disintegran sebesar 2,5 % memberikan hasil yang optimal terhadap mutu fisik dan laju disolusi Orally Disintegrating Tablet Piroksikam karena dengan konsentrasi tersebut sudah dapat menghasilkan sediaan Orally Disintegrating Tablet yang memenuhi persyaratan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 83-10 Rac p (Fulltext tidak tersedia/Fulltext not available)
Uncontrolled Keywords: PIROXICAM; TABLETS
Subjects: R Medicine
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmastika
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Rizka Rachmawaty, FFUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBambang Widjaja, Drs., M.Si., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 31 Mar 2011 12:00
Last Modified: 03 Aug 2016 04:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9910
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item