PERBANDINGAN BIOAVAILABILITAS TABLET LEVOFLOKSASIN GENERIK DENGAN INOVATOR MENGGUNAKAN DATA DARAH

Dieni Fitriyahsari, FF (2008) PERBANDINGAN BIOAVAILABILITAS TABLET LEVOFLOKSASIN GENERIK DENGAN INOVATOR MENGGUNAKAN DATA DARAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-fitriyahsa-14789-kkbkk-2-p.pdf

Download (926kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Golongan fluorokuinolon adalah antibiotika yang sangat aktif dan banyak digunakan karena spektrum kerjanya luas, bioavailabilitas dan penetrasi ke jaringan yang baik serta memiliki waktu paruh yang panjang. Salah satu golongan fluorokuinolon yang banyak digunakan adalah levofloksasin karena efektivitas dan keamanannya yang baik serta jarang nienimbulkan resistensi dibanding golongan kuinolon sebeiumnya. Levofloksasin merupakan levorototari isomer dari ofloksasin yang merupakan antibiotika spektrum 1uas serta digunakan terutama untuk terapi infeksi saluran pernafasan, infeksi kulit, infeksi gastro intestinal dan infeksi saluran kencing. Dengan semakin tingginya tingkat penyakit infeksi di Indonesia yang merupakan penyebab 22 % kematian menyebabkan kebutuhan akan antibiotika levofloksasin semakin tinggi, dan mendorong pemerintah untuk menggalakkan program obat generik. Adanya perbedaan formula dan proses pabrikasi suatu sediaan obat menyebabkan industri produk obit generik harus membuktikan bahwa obat generik tersebut mempunyai kemanfaatan dan keamanan yang sama dengan inovatornya sehingga dalam penggunaannya dapat dipertukarkan. Metode pengujian yang diterirna secara internasional adalah dengan membandingkan bioavailabilitas produk generik dengan produk inovatornya yang biasa disebut uji bioekivalensi. Pada penelitian ini dilakukan uji perbandingan bioavailabilitas levofloksasin antara produk generik dengan inovator dengan rnenggunakan tablet levofloksasin generik dari PT Kimia Farma dan sebagai pembanding digunakan produk inovator dari PT Kalbe Farma. Penelitian dilakukan pada 6 relawan laki-laki sehat dengan berat badan 55-71 kg, umlu- 35-50 tahun. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model rancangan random, terbuka, dart cross over dengan wash out period satu minggu sehingga obat terelirninasi sempurna dari tubuh. Metode analisis yang digunakan untuk menentukan kadar levofloksasin dalam plasma adalah metode spektrofluorometri. Sebuah metode analisis yang sederhana, cepat, hemat, presis serta memiliki tingkat sensitivitas yang cukup tinggi. Prinsip dasar metode tersebut adalah pembentukan kelat antara levofloksasin dengan amonium molibdat, sehingga dapat dihasilkan khelat fluoresen yang kemudian dapat diamati dengan spektrofluorometer. Panjang gelombang eksitasi dan emisi levofloksasin yang berhasil ditetapkan dengan spektrofluorometer pada penelitian ini adalah 295 nm dan 496 nm. Pada panjang gelombang tersebut proses validasi metode dilakukan. Parameter validasi yang ditetapkan dalam penelitian ini meliputi linearitas, presisi, LOD/LOQ, dan akurasi. Pada penentuan linearitas terbukti adanya hubungan antara peningkatan kadar larutan baku kerja lev ofloksasin dengan intensitas yang terbaca pada spektrofluorometer, hal ini dapat dilihat dari persamaan y = 7,524x - 0,342, dengan koefisien korelasi (r hitung) sebesar 0,9988 (r tabel= 0,707, dengan df = 6; a = 0,05). Adapun nilai Vro yang diperoleh adalah sebesar 0,63 (kurang dari 5 %).Hasil tersebut memenuhi persyaratan rhitng > rtabel, dan nilai Vxo < 5%. Pada penentuan presisi diperoleh harga %KV sebesar 1.2+0.33 %. yang juga memenuhi persyaratan KV < 10%. Penentuan akurasi dilakukan dengan menetapkan kembali kadar levofloksasin yang dapat diperoleh kembali dari matriks plasma. Rata-rata prosen rekoveri yang diperoleh adalah 91,82 + 5,54% dengan rentang 82,50 %-97,17 memenuhi persyaratan rentang % rekoveri yaitu 80 -120%. LOD dan LOQ yang berhasil ditentukan adalah sebesar 0,0133 µg/ml dan 0.0404 gg/ml sehingga metode ini cukup sensitif untuk digunakan. Pada penentuan kadar levofloksasin dalam plasma dihasilkan parameter-parameter bioavailabilitas berupa tmaks, Cmaks, AUCo_24. Dari hasil penelitian diperoleh data tmaks rata-rata 0.83 t 0,26 jam dengan rentang 0,75-1,25 jam untuk tablet levofloksasin produk generik dan 0.96 ± 0.53 jam dengan rentang 0,5-2 jam untuk produk inovator, harga Cmaks rata-rata produk generik sebesar 10,35+1.04 µg/ml dengan rentang 8.74µg/ml -11,81 µg/ml dan produk inovator sebesar 9,13 ± 1,25 gg/ml dengan rentang 7,31 gg/ml – 10,80 gg/ml, AUC0_24 rata-rata produk generik sebesar 61,88 + 7,36 µg.jam/ml dengan rentang 53,93 µg.jam/ml -65,05 pg.jam/ml dan produk inovator sebesar 63,28 ± 2,99 gg.jam/ml dengan rentang 57,43 µg.jam/ml-65,16 gg.jam/ml Dari hasil analisis didapatkan bioavailabilitas relatif antara levofloksasin generik dibanding inovator sebesar 97,75 ± 10.07 % dengan rentang masing-masing subyek 87,80%-114,05%. Harga bioavailabilitas relatif tersebut telah memenuhi persyaratan BPOM yaitu 75% dari subyek memiliki prosen bioavailabilitas relatif 80-125 %.Berdasarkan analisis statistik dengan uji t berpasangan (a = 0,05) dari ketiga parameter bioavailabilitas (tInaks, Cmaks, AUCO_24) memberikan hasil th;ttmg lebih besar dari ttabel dan nilai probabilitas > 0,05, maka harga tmaks, Cis, dan AUCO_24 dari produk generik dan inovator tidak memberikan perbedaan secara bermakna sehingga dapat dikatakan tablet levofloksasin produk generik bioekivalen dengan produk inovator.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF 133-10 Fit p (Fulltext tidak tersedia/Fulltext not available)
Uncontrolled Keywords: PRODUCTS; LIABILITY - DRUGS
Subjects: R Medicine
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM300-666 Drugs and their actions
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmasi Klinis
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Dieni Fitriyahsari, FFUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAniek Setiya Budiatin, Dra., Apt., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email okta@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 01 Apr 2011 12:00
Last Modified: 04 Aug 2016 03:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9923
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item