PENGARUH KADAR PVP K-90 TERHADAP LAJU DISOLUSI KETOPROFEN DALAM DISPERSI PADAT KETOPROFEN - PVP K-90

PEBRIANTON, HENGKY, NIM. 050212513 (2007) PENGARUH KADAR PVP K-90 TERHADAP LAJU DISOLUSI KETOPROFEN DALAM DISPERSI PADAT KETOPROFEN - PVP K-90. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2007-pebrianton-4447-ff3407-k.pdf

Download (367kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2007-pebrianton-4447-ff3407-min.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ketoprofen merupakan salah satu obat anti inflamasi non steroida dengan kerja utama terhadap artritis reumatoid, osteoartritis spondilitis, spondilitis ankilosa. Ketoprofen mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan. Kekurangannya adalah sifatnya yang praktis tidak larut dalam air, sehingga jumlah obat yang diabsorpsi menjadi kecil yang berakibat bioavailibilitasnya menjadi rendah. Untuk meningkatkan bioavalibilitasnya dalam tubuh bisa dicapai dengan meningkatkan laju disolusinya. Untuk meningkatkan laju disolusi ketoprofen dalam penelitian ini, digunakan metode dispersi padat. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh polivinilpirolidon K-90 (PVP K-90) terhadap peningkatan disolusi ketoprofen dalam dispersi padat ketoprofen — PVP K-90. Dispersi padat ketoprofen-PVP K-90 dalam penelitian ini dibuat menggunakan metode pelarutan. Setelah itu lalu dilakukan uji disolusi terhadap dispersi padat ketoprofen-PVP K-90 dengan perbandingan 1:3, 1:5 dibandingkan dengan campuran fisik ketoprofen-PVP K-90 dan ketoprofen murni. Untuk mendapatkan gambaran peningkatan laju disolusi ketoprofen dibuat profil disolusinya dan ditentukan harga efisiensi disolusi. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan laju disolusi ketoprofen pada sistem dispersi padat jika dibandingkan dengan campuran fisik dan ketoprofen murni. Laju disolusi optimal dari dispersi padat ketoprofen – PVP K-90 tercapai pada menit ke 6. Jika dibandingkan dengan ketoprofen murni, pada menit ke 6 dispersi padat ketoprofen — PVP K-90 (1:3) meningkat sebesar 4,1 kali sedangkan dispersi padat ketoprofen — PVP K-90 (1:5) meningkat sebesar 12,4 kali. Hal ini disebabkan adanya efek pembasahan dan pengecilan ukuran partikel ketoprofen dengan adanya matriks PVP K-90 dalam dispersi padat. Laju disolusi ketoprofen dalam sistem dispersi padat meningkat searah dengan peningkatan jumlah PVP K-90 yang digunakan dalam sistem dispersi padat dan peningkatan yang optimal dicapai pada perbandingan ketoprofen — PVP K-90 (1:5). Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam formulasi ketoprofen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 34/07 Peb p
Uncontrolled Keywords: PLANTS, MEDICINAL
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS200-201 Pharmaceutical dosage forms
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmastika
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
PEBRIANTON, HENGKY, NIM. 050212513UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorACHMAD RADJARAM, Drs., Apt.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 30 Apr 2007 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 22:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9962
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item