Praktik Sosial Pekerja Anak Jalanan Di Dusun Duluran, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Gala Panuga Aziz (2020) Praktik Sosial Pekerja Anak Jalanan Di Dusun Duluran, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN AWAL)
1. HALAMAN AWAL .pdf

Download (1MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (334kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (289kB)
[img] Text (BAB I)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (419kB)
[img] Text (BAB II)
5. BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI.pdf
Restricted to Registered users only until 3 October 2023.

Download (769kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6. BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only until 3 October 2023.

Download (462kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7. BAB IV DINAMIKA SOSIAL DUSUN DULURAN.pdf
Restricted to Registered users only until 3 October 2023.

Download (719kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8. BAB V PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only until 3 October 2023.

Download (821kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI)
9. BAB VI PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 3 October 2023.

Download (354kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (455kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only until 3 October 2023.

Download (702kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang praktik sosial pekerja anak jalanan Dusun Duluran dengan menggunakan metode etnografi dan teori praktik sosial Pierre Bourdieu. Disposisi praktik sosial pekerja anak jalanan terbentuk dan dipengaruhi oleh pengalaman generasi sebelumnya dan lingkungan pekerja anak jalanan. Kampung Baru, Dusun Duluran hingga saat ini dikenal dengan sebutan kampung GePeng (gelandangan dan pengemis), terdapat praktik seperti merongsok, menggelandang, mengamen, mengemis, dan lain-lain. Hal ini dilatarbelakangi kawasan Dusun Duluran yang dimanfaatkan sebagai lokasi penampungan para pengungsi. Penggambaran kondisi sosial mereka masuk pada klasifikasi kelas bawah dalam strata sosial masyarakat, praktik-praktik yang mereka lakukan belum mencerminkan adanya kesejahteraan sosial. Pengamatan langsung terhadap praktik pekerja anak jalanan membuahkan beberapa poin penting, seperti: Mabuk-mabukan, pertentangan, perkelahian; Kesetiakawanan; Kegiatan Boro; Premanisme dan Kekerasan. Kebiasaan-kebiasaan seperti demikian akhirnya memengaruhi generasi baru untuk mengafirmasi informasi yang diterima. Modal cultural sangat mencolok diantara modal lainnya karena keterampilan-keterampilan pekerja anak jalanan dan digunakan sebagai “modal kehormatan” atau power untuk mengontrol ranah sosial mereka. Hal-hal demikian menciptakan suatu reproduksi sosial dari pekerja anak jalanan, penerimaan doxa menghantarkan pemikiran mereka untuk mengembangkan beberapa aspek, antara lain: 1. Pekerjaan, lambat laun mereka ingin melakukan pekerjaan yang dianggap oleh negara; membuka usaha kecil-kecilan demi terhindar dari praktik mengemis dan mengamen; 2. Relasi sosial memperbanyak relasi dengan supir, pekerja kantoran, pengusaha; 3. Minat dan bakat, membuat grup musik yang profesional.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TSO 01/20 Azi p
Uncontrolled Keywords: pekerja anak jalanan, praktik sosial, reproduksi sosial
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Ilmu Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
Gala Panuga AzizNIM071724753007
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorBagong SuyantoNIDN0006096604
ContributorSutinahNIDN0016085807
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 03 Oct 2020 04:08
Last Modified: 03 Oct 2020 04:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/99654
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item