PENETAPAN KADAR ANDROGRAFOLIDA DAN KURKUMIN DALAM EKSTRAK CAMPURAN HERBA SAMBILOTO DAN RIMPANG KUNYIT DENGAN METODE KLT-DENSITOMETRI

Nurani, Aulia, NIM. 050312643 (2009) PENETAPAN KADAR ANDROGRAFOLIDA DAN KURKUMIN DALAM EKSTRAK CAMPURAN HERBA SAMBILOTO DAN RIMPANG KUNYIT DENGAN METODE KLT-DENSITOMETRI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK FF. 135_08 Nur p.pdf

Download (493kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-nuraniauli-8545-ff1350-p-min(1).pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skripsi yang berjudul PENETAPAN KADAR ANDROGRAFOLIDA DAN KURKUMIN DALAM EKSTRAK CAMPURAN HERBA SAMBILOTO DAN RIMPANG KUNYIT DENGAN METODE KLT-DENSITOMETRI dilakukan untuk mengetahui berapa kadar andrografolida dan kurkumin dalam sampel campuran ekstrak kering herba sambiloto dan rimpang kunyit dengan berbagai perbandingan. Ekstrak kering sambiloto dan kunyit didapatkan melalui ekstraksi dengan pelarut etanol 96 % dan menggunakan metode maserasi. Pelarut etanol 96 % digunakan karena dapat melarutkan andrografolida dalam sambiloto dan kurkumin dalam kunyit dan disamping itu, penggunaannya mudah dan relatif aman dibanding pelarut lainnya. Setelah dilakukan proses ektraksi, masing-masing ekstrak dikeringkan dengan cab-o-sil dan avicel (1:1) b/b sebanyak 5 %. Hasil ekstrak kering yang didapat kemudian dicampur dengan perbandingan tertentu yaitu, 1:1( b/b ), 2:1( b/b ), 1:2 ( b/b ). Pada penelitian ini, mula-mula dilakukan analisa kualitatif untuk membuktikan bahwa andrografolida dan kurkumin yang terdapat dalam sampel campuran ekstrak kering tersebut adalah benar andrografolida dan kurkumin yang ingin ditentukan kadarnya. Analisa kualitatif dilakukan dengan metode KLT dan KLT-Densitometri. Pada metode KLT, dilakukan dengan mengguaakan fase diam silica gel 60 F254 dan sebagai fase gerak digunakan eluen kloroform : metanol = 9:1 (v/v) yang menghasilkan 4 noda pada masing-masing sampel. Pada penentuan nilai rf andrografolida dan kurkumin pada masing-masing sampel, diperoleh hasil sebagai berikut 1. Sampel 1 dengan perbandingan ekstrak sambiloto dan kunyit 1:1 (b/b) Rf kurkumin = 0,37 Rf andrografolida = 0,64 2. Sampel 2 dengan perbandingan ekstrak sambiloto dan kunyit 2:1 (b/b) Rf kurkumin = 0,356 Rf andrografolida = 0,63 3. Sampel 3 dengan perbandingan ekstrak sambiloto dan kunyit 1:2 (b/b) Rf kurkumin = 0,35 Rf andrografolida = 0,646 Pada penentuan panjang gelombang maksimum, didapatkan hasil bahwa andrografolida memberi serapan maksimum di panjang gelombang 231 nm dan untuk kurkumin pada panjang gelombang 428 rim. Penentuan profil spekrum andrografolida dan kunyit dalam sampel yang dibandingkan dengan masing-masing standar didapat harga koefisien korelasi (r) yang mendekati 1. Sebelum dilakukan penetapan kadar masing-masing zat tersebut, perlu dilakukan lebih dulu validasi metode yang meliputi LOD dan LOQ, linieritas, presisi, dan akurasi. Untuk validasi metode andrografolida, didapat harga LOD = 0,161 µg; LOQ = 0,54 µg; linieritas dengan harga r = 0,997 dan Vxo = 5 % ; presisi dengan harga KV = 4,9 % ; akurasi dengan harga % recovery = 94,69 % untuk sampel 1 ; 100,82 % untuk sampel 2 ; 100,79 % untuk sampel 3. Sedangkan untuk validasi metode kurkumin didapat harga LOD = 0,437 µg, LOQ = 1,45 µg; linieritas dengan harga r = 0,997 dan Vxo = 5 % ; presisi dengan harga KV = 5,3 % ; akurasi dengan harga % recovery = 102,71 % untuk sampel 1 ; 102,82 % untuk sampel 2 dan 97,26 % untuk sampel 3. Penetapan kadar andrografolida dan kurkumin dalam sampel campuran ekstrak kering sambiloto dan kunyit pada perbandingan yang berbeda dengan masing-masing tiga kali replikasi di dua waktu yang berbeda diperoleh hasil sebagai berikut : a. Sampel 1 dengan perbandingan ekstrak sambiloto dan kunyit 1:1 (b/b) - Kadar andrografolida dalam ekstrak campuran = 5,72 % - Kadar kurkumin dalam ekstrak campuran = 6,64 % b. Sampel 2 dengan perbandingan ekstrak sambiloto dan kunyit 2:1 (b/b) - Kadar andrografolida dalam ekstrak campuran = 7,57 % - Kadar kurkumin dalam ekstrak campuran = 5,09 % c. Sampel 3 dengan perbandingan ekstrak sambiloto dan kunyit 1:2 (b/b) - Kadar andrografolida dalam ekstrak campuran = 2,88 % - Kadar kurkumin dalam ekstrak campuran = 9,0 %

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 135/08 Nur p
Uncontrolled Keywords: CURCUMIN; DENSITOMETRY
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmakognosi Fitokimia
Creators:
CreatorsEmail
Nurani, Aulia, NIM. 050312643UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbdul Rachman, Drs., M. SiUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 23 Jan 2009 12:00
Last Modified: 09 Jul 2017 20:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9993
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item