PENENTUAN SIFAT LIPOFILIK (Rm) DAN SIFAT STERIK (RM) SERTA UJI AKTIVITAS ANALGESIK SENYAWA ASAM 0-(4-METILBENZOIL)SALISILAT DAN ASAM 0-(4-t-BUTIL BENZOIL)SALISILAT

Kurniawan, Yohanes Aris, NIM. 050312627 (2009) PENENTUAN SIFAT LIPOFILIK (Rm) DAN SIFAT STERIK (RM) SERTA UJI AKTIVITAS ANALGESIK SENYAWA ASAM 0-(4-METILBENZOIL)SALISILAT DAN ASAM 0-(4-t-BUTIL BENZOIL)SALISILAT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK FF. 109_08 Kur p.pdf

Download (375kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-kurniawany-8674-ff1090-p-min.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Obat dapat menimbulkan aktivitas jika berikatan dengan reseptornya. Untuk dapat berikatan dengan reseptornya maka obat tersebut harus memiliki sifat lipofilik yang cukup sehingga dapat menembus membran dan memiliki sifat sterik yang sesuai agar ikatan obat dengan reseptor lebih sesuai. Pada penelitian ini dilakukan penentuan sifat kimia fisika yaitu Rm (sifat lipofilik) dan RM (sifat sterik) senyawa asam 0-(4-t-butilbenzoil)salisilat dan asam 0-(4-metilbenzoil)salisilat serta uji aktivitas analgesik. Kedua senyawa ini memiliki perbedaan subtituen pada posisi para gugus benzoil yaitu adanya gugus t-butil dan gugus metil. Adanya perbedaan subtituen menyebabkan kedua senyawa memiliki perbedaan sifat kimia fisika. Pada penelitian sebelumnya diketahui bahwa pada dosis 100 mg/kgBB senyawa asam 0-(4-t-butilbenzoil)salisilat memiliki % hambatan nyeri sebesar 49,38% sedangkan senyawa asam 0-(4-metilbenzoil)salisilat memiliki % hambatan nyeri sebesar 48,28%. Pada penelitian ini ingin diketahui apakah perbedaan Rm (sifat lipofilik) dan RM (sifat sterik) berpengaruh terhadap aktivitas analgesik. Penentuan sifat lipofilik dilakukan dengan menggunakan plat KLT fase balik dan eluen metanol : air = 9 :1. Penentuan refraksi molar (RM) dilakukan pengukuran indeks bias dan densitas pada suhu 30° C serta digunakan metanol sebagai eluen. Kemudian RM dihitung dengan menggunakan persamaan Lorentz dan Lorentz. Uji aktivitas analgesik dilakukan dengan menggunakan metode induksi nyeri secara kimia (writhing test) dengan menggunakan asam asetat 0,6% sebagai penginduksi nyeri yang diberikan secara intraperitoneal. Pada penentuan sifat lipofilik dapat diketahui senyawa asam 0-(4-t-butil benzoil)salisilat memiliki harga Rm sebesar 16,9.10-2 yang lebih besar dari Rm senyawa asam 0-(4-metilbenzoil)salisilat sebesar 4,3.10-2. Pada penentuan refraksi molar (RM) dapat diketahui bahwa RM senyawa asam 0-(4-t-butilbenzoil)salisilat sebesar 93,66 cc/mol yang lebih besar dari RM senyawa asam 0-(4-metilbenzoil)salisilat sebesar 67,33 cc/mol. Dari hasil uji aktivitas analgesik dapat diketahui senyawa asam 0-(4-t-butil benzoil)salisilat memiliki aktivitas analgesik yang lebih besar dari asam 0-(4-metil benzoil)salisilat, hal ini dapat diketahui dari harga ED50, senyawa asam 0-(4-t-butil benzoil)salisilat sebesar 97,18 mg/kgBB yang lebih kecil dari ED50 asam 0-(4-metil benzoil)salisilat sebesar 163,04 mg/kgBB. Pada penelitian ini dapat diketahui bahwa Rm (sifat lipofilik) dan RM (sifat sterik) berpengaruh terhadap aktivitas analgesik senyawa asam 0-(4-t-butil benzoil)salisilat dan asam 0-(4-metilbenzoil)salisilat. Senyawa asam 0-(4-t-butil benzoil)salisilat memiliki aktivitas yang lebih besar karena adanya gugus t-butil yang memiliki atom C dengan jumlah lebih banyak daripada gugus metil, sehingga senyawa asam 0-(4-t-butilbenzoil)salisilat lebih mudah menembus membran, selain itu adanya gugus t-butil yang memiliki RM yang lebih besar dari gugus metil membuat senyawa asam 0-(4-t-butilbenzoil)salisilat memiliki ikatan dengan reseptornya lebih sesuai, sehingga senyawa asam 0-(4-t-butilbenzoil)salisilat lebih mudah untuk menimbulkan aktivitas. Saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah untuk mendapatkan senyawa dengan aktivitas analgesik yang besar maka senyawa. tersebut harus memiliki Rm yang besar dan RM yang besar, sama dengan Rm asam. 0-(4-t-butilbenzoil)salisilat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF. 109/08 Kur p
Uncontrolled Keywords: ANALGESICS; SALICYLIC ACIDS
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD450-801 Physical and theoretical chemistry
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Kimia Farmasi
Creators:
CreatorsEmail
Kurniawan, Yohanes Aris, NIM. 050312627UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNuzul Wahyuning Diyah, Dra., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 29 Jan 2009 12:00
Last Modified: 09 Jul 2017 21:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/9999
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item