Pengaruh Cara Penyalutan Terhadap Karakteristik Fisik dan Profil Pelepasan Mikropartikel Teofilin-Chitosan-Alginat (Dibuat dengan metode orifice-ionic gelation menggunakan penyalut alginat)

Andre Sulu Partogi Sihombing (2010) Pengaruh Cara Penyalutan Terhadap Karakteristik Fisik dan Profil Pelepasan Mikropartikel Teofilin-Chitosan-Alginat (Dibuat dengan metode orifice-ionic gelation menggunakan penyalut alginat). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (562kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (381kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (476kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
4. BAB 1.pdf

Download (449kB)
[img] Text (BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA)
5. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (585kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL)
6. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 METODE PENELITIAN)
7. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (467kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 HASIL PENELITIAN)
8. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (636kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6 PEMBAHASAN)
9. BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (522kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 7 PENUTUP)
10. BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (414kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (490kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
12. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-sihombinga-16651-ff1231-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Teofilin biasa digunakan untuk pengobatan asma bronkial. Teofilin memiliki waktu paruh plasma yang pendek, efek samping mengiritasi lambung dan memiliki rasa pahit. Untuk mengatasi hal tersebut maka teofilin dikembangkan sebagai mikropartikel yang mampu menghambat pelepasan obat dan mengurangi efek iritasi lambung. Mikropartikel sendiri didefinisikan sebagai partikel padat berbentuk sferis dengan ukuran 1-1000 μm. Chitosan adalah suatu polimer polianionik yang biodegadrabel dan biokompatible yang mampu mengatur pelepasan bahan aktif. Natrium Alginat merupakan polimer polianion yang biodegradabel dan biokompatibel serta larut dalam air. Chitosan dan Natrium alginat akan membentuk matriks mikropartikel melalui reaksi polianionik-polikationik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh cara penyalutan terhadap karakteristik fisik dan profil pelepasan mikropartikel teofilin-chitosan alginat yang dibuat dengan dua cara penyalutan yang berbeda. Pembuatan mikropartikel pada penelitian ini dilakukan dengan metode orifice-ionic gelation dengan dua cara penyalutan yang berbeda. Cara pertama pada proses pembuatannya adalah dengan mencampur polimer pertama (chitosan) ke dalam campuran dari bahan penyambung silang (TPP) dan polimer kedua (alginat) dengan perbandingan teofilin-chitosan-alginat 1:1:1 (F1) dan 1:0,5:1 (F2), sedangkan cara kedua proses penyalutan dilakukan dalam dua tahap, diawali pembuatan mikropartikel dari salah satu polimer (chitosan), kemudian mikropartikel tersebut akan disalut dengan polimer kedua (alginat) dengan perbandingan teofilin-alginat-chitosan 1:1:1 (F3) dan 1:0,5:1 (F4). Mikropartikel yang dihasilkan diperiksa mutu fisik ( morfologi, dan distribusi ukuran partikel), kandungan bahan obat dan profil pelepasannya. Pada pemeriksaan morfologi dari mikropartikel teofilin-chitosan-alginat, didapatkan hasil bahwa mikropartikel yang terbentuk dari jumlah polimer yang lebih sedikit (F2 dan F4) memiliki bentukan mikropartikel yang tidak sferis. Sedangkan bila dibandingkan bedasarkan cara penyalutan, hasil yang didapatkan dari F1 mempunyai bentuk yang lebih sferis dan permukaan yang lebih halus dibandingkan F3. Pemeriksaan ukuran partikel menunjukkan bahwa pada diameter rata-rata F1, F2, F3, dan F4 berturut-turut adalah 1407,47 μm , 1613,17μm, 1543,82 μm, dan 2080,80 μm. Hasil ini menunjukkan F1 memiliki ukuran diameter rata-rata yang paling kecil. Dari pemeriksaan kandungan teofilin yang didapat dalam mikropartikel untuk F1 sebesar 22,10±0,36% , F2 sebesar 35,33±0,34% , F3 sebesar 23,36±0,37% , dan F4 sebesar 35,24±0,37. Dari hasil perhitungan kandungan teofilin dalam mikropartikel yang dibuat dengan dua cara penyalutan berbeda, didapatkan hasil jumlah kandungan teofilin yang tidak berbeda antara mikropartikel tersebut. Dari data slope yang didapatkan dari persamaan regresi linier hubungan antara jumlah kumulatif teofilin yang terlepas versus akar waktu (menit-1) dapat dilakukan penentuan laju pelepasan teofilin dari mikropartikel teofilin-chitosan alginat. Untuk laju pelepasan dalam media cairan lambung tanpa pepsin (pH 1,2) didapatkan hasil slope untuk F1, F2, F3, dan F4 berturut-turut adalah 4,7520 ± 0,0730, 11,7024 ± 0,3917, 5,4304 ± 0,0968, dan 18,5052 ± 0,3238.4,7520. Dari hasil tersebut didapatkan bahwa F1 memiliki laju pelepasan yang lebih lambat dibandingkan teofilin kontrol dan formula lainnya. Hal tersebut disebabkan karena adanya polimer alginat mampu menghambat pelepasan teofilin walaupun chitosan dapat larut dalam pH asam. Sedangkan hasil perhitungan laju pelepasan teofilin dari mikropartikel teofilin-chitosan-alginat dalam media dapar fosfat (pH 6,8) didapatkan hasil untuk F1, F2, F3, dan F4 berturut-turut adalah 3,1070 ± 0,0249, 7,3049 ± 0,3015, 3,4092 ± 0,2067, dan 8,8682 ± 0,5053 dari ¬¬¬hasil perhitungan tersebut didapatkan hasil bahwa F1 memiliki laju pelepasan yang lebih lambat dibandingkan teofilin kontrol dan formula lainnya. Dapat disimpulkan bahwa dengan cara penyalutan pertama didapatkan hasil karakteristik dan pelepasan yang lebih baik daripada cara penyalutan ke II. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, pada cara penyalutan pertama reaksi ikatan antar polimer lebih sempurna dibandingkan cara penyalutan kedua.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK B KK-2 FF. 123/11 Sih p
Uncontrolled Keywords: TEOFILIN; ALGINATES; CHITOSAN
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmastika
Creators:
CreatorsNIM
Andre Sulu Partogi SihombingNIM050610022
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAgus Syamsur RijalNIDN0006076805
Thesis advisorRetno SariNIDN0008106303
Depositing User: Nn Sheli Erlangga Putri
Date Deposited: 26 Sep 2011 12:00
Last Modified: 05 Oct 2020 03:53
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/10314
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item