Rehabilitasi Pecandu Narkotika Dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Selama Proses Peradilan

Agatha Geraldine (2021) Rehabilitasi Pecandu Narkotika Dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Selama Proses Peradilan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (191kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (48kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (72kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (98kB)
[img] Text (BAB II MEKANISME REHABILITASI PECANDU NARKOBA...)
5. BAB II MEKANISME REHABILITASI PECANDU NARKOTIKA....pdf
Restricted to Registered users only until 13 February 2024.

Download (126kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III KEWENANGAN REHABILITASI PECABDU NARKOTIKA...)
6. BAB III KEWENANGAN REHABILITASI PECANDU NARKOTIKA ....pdf
Restricted to Registered users only until 13 February 2024.

Download (100kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV PENUTUP)
7. BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 13 February 2024.

Download (46kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR BACAAN)
8. DAFTAR BACAAN.pdf

Download (50kB)
[img] Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (19kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Pemberian rehabilitasi medis dan/atau rehabilitasi sosial terhadap Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika tidak hanya dilakukan secara sukarela maupun melalui proses hukum setelah dijatuhkan putusan atau penetapan oleh hakim seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena peraturan perundang-undangan yang lain juga mengatur mekanisme pemberian rehabilitasi selama proses peradilan sehingga muncullah kewenangan baru yang diberikan kepada penyidik, penuntut umum, dan hakim. Sehingga perlu untuk dianalisis terkait mekanisme pemberian rehabilitasi kepada Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika menurut peraturan perundang-undangan dan kewenangan yang diberikan untuk menjalankan rehabilitasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan ialah tipe penelitian Yuridis-Normatif dengan pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Melalui analisis dari beberapa peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Narkotika ditemukan bahwa pemberian rehabilitasi juga dapat dilakukan selama proses peradilan yaitu sejak tahap penyidikan, penuntutan, hingga persidangan dan dengan kebijakan tersebut maka penyidik, penuntut umum, serta hakim mendapat kewenangan baru untuk melaksanakan pemberian rehabilitasi bagi tersangka/terdakwa selama proses peradilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 63/21 Ger r
Uncontrolled Keywords: Rehabilitasi Pencandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika, Proses Peradilan.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF207-209 Psychotropic Drugs
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Agatha GeraldineNIM031711133027
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRiza Alifianto KurniawanNIDN0022048106
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 13 Feb 2021 05:05
Last Modified: 13 Feb 2021 05:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/104001
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item