Restitusi Bagi Anak Yang Menjadi Korban Tindak Pidana Berdasarkan Pasal 71 D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak

Eka Putri Fadhila (2021) Restitusi Bagi Anak Yang Menjadi Korban Tindak Pidana Berdasarkan Pasal 71 D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (277kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (78kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (116kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (132kB)
[img] Text (BAB II RATIO DECIDENDI...)
5. BAB II RATIO DECIDENDI PUTUSAN PENGADILAN....pdf
Restricted to Registered users only until 14 February 2024.

Download (278kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III AKIBAT HUKUM BAGI TERPIDANA...)
6. BAB III AKIBAT HUKUM BAGI TERPIDANA ....pdf
Restricted to Registered users only until 14 February 2024.

Download (202kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV PENUTUP)
7. BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 14 February 2024.

Download (82kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR BACAAN)
8. DAFTAR BACAAN.pdf

Download (152kB)
[img] Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam Pasal 71 D ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak menyatakan Anak yang menjadi korban tindak pidana berhak mengajukan ke pengadilan berupa permohonan restitusi yaitu ganti kerugian baik materiil atau immateriil yang menjadi tanggung jawab pelaku kejahatan yang selanjutnya menurut Pasal 71 D ayat (2) restitusi tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian yuridis-normatif, yang bertujuan untuk pertama, untuk mengkaji, menganalisis, hingga menghasilkan penjelasan yang sistematis mengenai aturan perundang-undangan yang menjadi landasan adanya hak restitusi bagi Anak yang menjadi korban tindak pidana. Kedua, untuk mengkaji, menganalisis, hingga menghasilkan penjelasan yang sistematis mengenai apa yang menjadi ratio decidendi putusan pengadilan dalam perkara pidana terkait restitusi ditinjau dari Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2017. Ketiga, untuk mengkaji, menganalisis, hingga menghasilkan saran-saran yang dapat mengisi kekosongan hukum dari akibat hukum bagi terpidana yang tidak melaksanakan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) terkait restitusi bagi anak yang menjadi korban tindak pidana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kekosongan aturan hukum yang mengatur akibat hukum apabila terpidana tidak melaksanakan putusan inkracht van gewijsde terkait restitusi bagi Anak Korban. Dengan tidak diaturnya daya yang dapat memaksa bagi terpidana untuk melaksanakan putusan inkracht van gewijsde terkait restitusi kepada Anak Korban, apabila terpidana tidak mampu atau tidak beritikad baik untuk membayarkan restitusi kepada Anak Korban, maka tidak akan berakibat hukum apapun bagi terpidana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH 75/21 Fad r
Uncontrolled Keywords: Anak Korban, Restitusi, Ratio Decidendi, Akibat Hukum
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ767.8-792.2 Children. Child development
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K623-968 Civil law > K625-709 Persons > K670-709 Domestic relations. Family law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Eka Putri FadhilaNIM031711133036
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAmira ParipurnaNIDN0013038106
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 14 Feb 2021 04:59
Last Modified: 14 Feb 2021 04:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/104022
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item