Elsa Indira Larasati (2021) Lelang Eksekusi Parsial Atas Obyek Hak Tanggungan. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL .pdf Download (753kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (819kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (689kB) |
|
|
Text
4. BAB IPENDAHULUAN.pdf Download (742kB) |
|
|
Text
5. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 14 April 2024. Download (815kB) | Request a copy |
|
|
Text
6. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 14 April 2024. Download (863kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB IVPENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 14 April 2024. Download (629kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. DAFTAR BACAAN.pdf Download (762kB) |
|
|
Text
TMK.40-21-Embargo Elsa Indira - elsa indira.pdf Restricted to Registered users only Download (144kB) | Request a copy |
Abstract
Pada era saat ini tentu sudah tidak asing dengan istilah kredit. Masyarakat akan memilih mendapatkan dana yang diperoleh melalui kredit guna untuk mewujudkan kesejahteraan ekonomi. Proses pemberian kredit oleh bank tentu sudah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan akan diberikan dengan syarat adanya suatu jaminan dari debitur, namun pada kenyataannya tidak sedikit debitur yang mengalami kredit macet karena tidak dapat melunasi utangnya yang berakibat bank harus melakukan lelang eksekusi atas obyek jaminan milik debitur. Tesis dengan judul Lelang Eksekusi Parsial Atas Obyek Hak Tanggungan ini kemudian menimbulkan rumusan masalah yaitu apakah obyek hak tanggungan dapat dilakukan roya parsial dengan adanya pelunasan sebagian utangnya dan apa upaya hukum dari kreditur bilamana hasil lelang eksekusi parsial obyek Hak Tanggungan tidak mencukupi utang debitur. Penelitian ini merupakan penelitian hukum dengan metode pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian tesis ini menunjukkan bahwa obyek Hak Tanggungan dapat dilakukan roya parsial dengan adanya pelunasan sebagian utangnya dengan syarat berdasarkan Pasal 2 ayat (2) UUHT telah diperjanjikan sebelumnya dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) yang bersangkutan. Pelunasan sebagian utang tersebut dilakukan melalui lelang eksekusi atas obyek Hak Tanggungan yang tersisa. Namun apabila setelah melakukan lelang eksekusi parsial obyek Hak Tanggungan dan ternyata hasil lelang belum cukup untuk melunasi utang debitur, maka kreditur mengajukan upaya hukum gugatan wanprestasi dan upaya hukum kepailitan. Kreditur memiliki hak selaku pemegang Hak Tanggungan untuk mendapatkan kembali pembayaran yang telah dipinjam oleh debitur. Atas adanya upaya hukum ini, kedudukan kreditur berubah menjadi kreditur konkuren.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK TMK 40/21 Lar l | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Mortgage Right, Auction Execution, Partial Roya | ||||||
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA177.4-185 Engineering economy | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 14 Apr 2021 08:31 | ||||||
| Last Modified: | 14 Apr 2021 08:31 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/105552 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


