Wanprestasi Pada Kredit Perbankan Akibat Pandemi Coronavirus Disease 2019

Olga Nadina (2021) Wanprestasi Pada Kredit Perbankan Akibat Pandemi Coronavirus Disease 2019. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL .pdf

Download (486kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (305kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (307kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (349kB)
[img] Text (BAB II KRETERIA WANPRESTASI)
5. BAB II KRITERIA WANPRESTASI AKIBAT PANDEMI COVID-19.pdf
Restricted to Registered users only until 4 May 2024.

Download (637kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III UPAYA PENANGANAN BANK)
6. BAB III UPAYA PENANGANAN BANK TERHADAP DEBITUR WANPRESTASI.pdf
Restricted to Registered users only until 4 May 2024.

Download (561kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV PENUTUP)
7. BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 4 May 2024.

Download (302kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR BACAAN)
8. DAFTAR BACAAN.pdf

Download (314kB)
[img] Text (KESEDIAAN)
TMK.58-21-031914253030_Olga Nadina_Kesediaan Publikasi - olga nadina.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tesis ini membahas mengenai wanprestasi pada kredit perbankan akibat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Dalam tesis ini terdapat 2 (dua) pokok permasalahan yaitu : (1) Kriteria wanprestasi akibat pandemi Covid-19 sebagai dasar restrukturisasi kredit dan (2) Upaya hukum bank atas debitur yang wanprestasi akibat pandemi Covid-19 dengan memperhatikan prinsip kehati- hatian. Metode penelitian dalam tesis ini yaitu metode penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan, antara lain Pendekatan Perundang-undangan (Statute Approach) dan Pendekatan Konseptual (Conceptual Approach) yang dilengkapi dengan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa agar dapat menjaga pertumbuhan perekonomian nasional yang sedang menurun akibat pandemi Covid-19, diterbitkan POJK No. 11/2020 juncto POJK No. 48/2020 yang mengatur mengenai pemberian kebijakan stimulus bagi debitur bank yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya kepada bank. Pasca berlakunya kebijakan tersebut, debitur dinyatakan melakukan wanprestasi apabila, terjadi tunggakan yang melebihi 90 hari dikarenakan debitur tersebut tidak memenuhi persyaratan ketepatan pembayaran pokok dan/atau bunga dalam Pasal 3 ayat (1) POJK No. 11/2020 juncto POJK No. 48/2020, sehingga kredit debitur tidak dapat dilakukan restrukturisasi. Oleh karena tidak berhasil direstrukturisasi, berdasarkan Pasal 5 ayat (1) POJK No. 11/2020 juncto POJK No. 48/2020 maka kualitas kredit tetap dalam kategori kredit bermasalah. Kemudian, upaya penanganan yang dapat dilakukan bank yaitu melalui upaya penyelamatan kredit melalui restrukturisasi kredit. Ketika memberikan restrukturisasi kredit, bank perlu melakukan analisis secara cermat dan teliti sebagai penerapan prinsip kehati-hatian. Dalam penelitian ini mengambil contoh skema restrukturisasi pada Bank BRI, yaitu dengan menggunakan metode penurunan suku bunga, perubahan penjadwalan angsuran pokok dan perpanjangan jangka waktu kredit. Jika restrukturisasi kredit tidak berhasil, maka dilakukan upaya penanganan melalui upaya penyelesaian kredit.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK.58-21 NAD w
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, Kredit Perbankan, Covid-19
Subjects: K Law
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3400-3431 Administrative law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM
Olga NadinaNIM031914253030
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
DistributorTrisadini Prasastinah Usanti, -NIDN0026026701
Thesis advisorFaizal Kurniawan, -NIDN0017028403
Depositing User: Ny Siti Sawanah
Date Deposited: 18 May 2021 06:56
Last Modified: 18 May 2021 06:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/106624
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item