Adinda Setyaning Utami (2021) Implikasi Yuridis Terhadap Privasi Akses Pornografi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (227kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (73kB) |
|
|
Text (BAB 1)
3. BAB I.pdf Download (108kB) |
|
|
Text (BAB 2)
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 11 June 2024. Download (242kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 11 June 2024. Download (249kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only until 11 June 2024. Download (75kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR BACAAN.pdf Download (93kB) |
|
|
Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Registered users only Download (216kB) | Request a copy |
Abstract
Salah satu bentuk kejahatan internet atau cybercrime adalah cyberporn, yaitu kejahatan yang melanggar kesusilaan dengan cara memperluas, mempertontonkan, ataupun membuat konten yang bermuatan pornografi sehingga dengan mudah diakses oleh masyarakat. Berbagai kasus pornografi pun terjadi begitu banyak dan menyita perhatian masyarakat dalam penegakan hukumnya terutama dalam Undang - Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, kemudian Undang – Undang ITE No. 19 Tahun 2016. Pemerintah dengan perangkat hukumnya belum mampu mengimbangi teknik kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer khususnya di jaringan internet (internetwork). Dari banyaknya permasalahan tentang bebasnya mengakses Pornografi di internet, salah satu ide atau solusi yang dibuat oleh pemerintah adalah pemerintah berencana akan mengeluarkan aplikasi atau alat yang dapat melacak 24 jam non-stop orang-orang yang menonton atau mengakses konten pornografi di internet karena terlalu banyak implikasi yang muncul baik dari segi psikis maupun kriminologis, dan akan ditangkap atau juga dapat dijatuhi hukuman pidana penjara, tetapi sampai saat ini belum ada mekanisme dan penjelasan secara rinci tentang berita ini dan juga bagaimana penerapannya, sehingga banyak sekali pertanyaan dari masyarakat yang muncul, siapa saja yang dapat dikenakan pidana penjara saat mengakses film porno atau konten pornografi, apa saja aspek dan spesifikasinya, dan bahkan tidak sedikit masyarakat yang tidak setuju dengan ide atau solusi dari pemerintah ini dikarenakan terlalu ikut campur dengan masalah pribadi masyarakatnya dan juga menganggu hak privasi manusia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 FH. 124/21 Uta i | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pornografi, Hak Privasi Manusia, Implikasi Psikis dan Kriminologis. | ||||||
| Subjects: | K Law | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 11 Jun 2021 06:21 | ||||||
| Last Modified: | 11 Jun 2021 06:21 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/107745 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


