Septya Yuriko Kaeng (2021) Pemenuhan Hak Pesepeda Apabila Terjadi Kecelakaan Dengan Kendaraan Bermotor Di Jalan Raya Dalam Hukum Transportasi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (358kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (122kB) |
|
|
Text (BAB 1)
3. BAB I.pdf Download (220kB) |
|
|
Text (BAB 2)
4. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 22 June 2024. Download (337kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
5. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 22 June 2024. Download (297kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
6. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only until 22 June 2024. Download (189kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR BACAAN.pdf Download (257kB) |
|
|
Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
Pernyataan Kesediaan Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) | Request a copy |
Abstract
Perlindungan pesepeda di Indonesia masih dirasa kurang, karena di Indonesia sendiri belum ada aturan khusus yang mengatur terkait sepeda itu sendiri. Dalam UU LLAJ, pesepeda diberikan perlindungan yaitu dengan cara mendapatkan hak untuk diutamakan keselamatan, tetapi dalam prakteknya pengendara kendaraan bermotor masih banyak yang belum menyadari hak-hak pesepeda. Sering kali ditemui di jalanan bahwa sekalipun pesepeda telah berkendara pada kiri jalan, masih saja terjadi kecelakaan dengan pengendara kendaraan bermotor. Akibat dari pelanggaran aturan yang ada dan norma ini, timbul sebuah perbuatan melanggar hukum (PMH). Akibat dari adanya sebuah permasalahan yang terjadi akan menibulkan sebuah sengketa dimana pihak yang merasa dirugikan akan menuntut sedemikian rupa baik dalam bentuk gugatan ataupun penyelesaian sengketa lainnya, umumnya dalam hal ini apabila terjadi kecelakan antara sepeda dengan kendaraan bermotor hanya dengan ganti kerugian atau mediasi yang dilakukan oleh pihak ketiga tentu permasalahan ini akan dapat lebih mudah di selesaikan. Untuk membahas permasalahan tersebut maka metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normative dimana undang-undang ataupun peraturan yang dikaji adalah aturan yang sesuai pada permasalahan yang ada. Pesepeda apabila menjadi korban dari kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan bermotor ternyata mendapatkan perlindungan dari Jasa raharja sekalipun ia sebelumnya tidak memiliki hubungan hukum. Hubungan hukum tersebut timbul karena atas dasar undang-undang. Terkait dengan penyelesaian sengketa antara para pihak tersebut, dapat melalui jalur pengadilan ataupun diluar pengadilan misalnya mediasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 FH. 137/21 Kae p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pesepeda, UULLAJ, Jasa Raharja, Asuransi | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3840-4375 Regulation of industry, trade, and commerce. Occupational law > K4011-4343 Transportation and communication | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2021 06:01 | ||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2021 06:01 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108086 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


