Nadya Farahdiba Noviandri (2021) Perlindungan Hukum Terhadap Anggota Koperasi Simpan Pinjam Atas Adanya Kegagalan Pembayaran Keuntungan Simpanan Berjangka Ditinjau Dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN.pdf Download (406kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK.pdf Download (90kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3 DAFTAR ISI.pdf Download (219kB) |
|
|
Text (BAB I)
4 BAB I PENDAHULUAN.pdf Restricted to Registered users only Download (139kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II)
5 BAB II KARAKTERISTIK HUBUNGAN HUKUM KOPERASI.pdf Restricted to Registered users only until 23 June 2024. Download (175kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
6 BAB III TANGGUNG GUGAT BADAN HUKUM KOPERASI.pdf Restricted to Registered users only until 23 June 2024. Download (165kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
7 BAB IV PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 23 June 2024. Download (89kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR BACAAN)
8 DAFTAR BACAAN.pdf Download (103kB) |
|
|
Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Registered users only Download (62kB) | Request a copy |
Abstract
Koperasi Simpan Pinjam memiliki produk jasa yang ditawakan kepada calon anggotanya berupa simpanan berjangka. Simpanan berjangka tersebut terdapat risiko yang menimbulkan kegagalam pembayaran keuntungan. Dalam UU Perkoperasian, anggota berperan sebagai pemilik maupun pengguna jasa koperasi. Anggota yang berperan dapat dikatakan sebagai pelaku usaha karena memenuhi unsur-unsur yang terdapat pada peraturan pelaku usaha dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Sementara anggota pengguna jasa KSP adalah yang memakai produk jasa simpanan berjangka sama dengan calon anggota sebagai konsumen(ini agak mengulang sama kalimat awal lebih baik dihapus). Penghimpunan dana berupa simpanan berjangka merupakan bentuk perjanjian kontraktual antara KSP dan penyimpan dana berupa perjanjian pinjam meminjam. Penelitian ini membahas tentang perlindungan hukum terhadap anggota KSP yang mengalami kerugian atas kegagalan pembayaran simpanan berjangka. Penelitian ini juga mengulas karakteristik hubungan hukum antara KSP dan anggotanya sebagai pelaku usaha dan konsumen. Kegagalan pembayaran simpanan berjangka inilah yang merupakan bentuk wanprestasi dari KSP karena tidak dapat memenuhi prestasinya kepada anggota dari perjanjian pinjam meminjam tersebut. Penelitian ini mengkaji lebih dalam mengenai penyebab wanprestasi yang merupakan risiko investasi melalui simpanan berjangka. Bentuk kegagalan pembayaran tersebut murni karena tidak terpenuhinya prestasi oleh KSP atau adanya unsur kesalahan dari anggota sebagai pemilik KSP. Tipe penelitian hukum yang digunakan pada penelitian ini adalah doctrinal research, dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute Approach) dan pendekatan konseptual (Conceptual Approach).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK FH.186/21 Nov p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Konsumen, Koperasi Simpan Pinjam, Anggota Koperasi, Gagal Bayar. | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance > HG1-9999 Finance > HG3691-3769 Credit. Debt. Loans | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. | ||||||
| Date Deposited: | 23 Jun 2021 05:49 | ||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2021 05:49 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108132 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


