Banatul Lariza, BL (2021) ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERPENGARUH TERHADAP KEJADIAN CEREBRAL PALSY PADA ANAK DI RSIA BUNDA JAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text
Skripsi Banatul Lariza.pdf Download (764kB) |
Abstract
Cerebral Palsy (CP) merupakan istilah yang digunakan untuk semua gangguan neurologik kronik yang berwujud gangguan kontrol pada gerakan dan koordinasi tubuh yang dapat menyebabkan cacat menetap jika tidak ditangani dengan segera. Menurut(Riskesdas, 2010) riskesdas tahun 2010 persentase anak-anak berusia 24-59 bulan yang menderita CP adalah 0,09% atau 1-5 per 1.000 kelahiran hidup. Pada umunya gangguan CP terjadi pada masa prenatal (75%), perinatal (15%), dan postnatal (15%). Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis faktor risiko prenatal, perinatal, dan postnatal yang berpengaruh terhadap kejadian CP di RSIA Bunda Jakarta Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control. Jumlah sampel kasus dan sampel kontrol dalam penelitian ini masing-masing sebanyak 62 responden diambil dengan Teknik simple random sampling. Lokasi penelitian di RSIA Bunda Jakarta. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis statistik didapatkan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian CP adalah usia (p value=0,00; OR=13,25; 95%CI=2,93-59,93), preklamsi (p value=0,04 ; OR=2,06; 95%CI=1,71-2,48), TORCH (p value=0,00; OR=2,40; 95%CI=1,92-3,01), antenatal care (p value=0,00; OR=41,2; 95%CI=5,45-317,0), prematur (p value=0,00; OR=24,9; 95%CI=3,21-193,97), ketuban pecah dini (p value=0,00; OR=2,51; 95%CI=1,98-3,18), waktu persalinan (p value=0,00; OR=16,18; 95%CI=2,04-128,05), asfiksia neonatorum (p value=0,01; OR=3,63; 95%CI=1,23-10,74), BBLR (p value= 0,00; OR=2,26; 95%CI=1,83-2,79), trauma kepala (p value=0,01; OR=9,03; 95%CI=1,09-74,60), Usia (p value=; OR= ; 95%CI= ). Faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian CP adalah DM (p value=1,00; OR=1.00; 95%CI=0,13-7,33), hipertensi (p value=0,80; OR=0,88; 95%CI=0,33-2,34), ASI Eksklusif (p value=0,85; OR=0,93; 95%CI=0,46-1,90). Kesimpulan dari penelitian ini adalah usia, preklamsi, TORCH, antenatal care, premature, ketuban pecah dini, waktu persalinan, asfiksia neonatorum, BBLR, trauma kepala merupakan faktor risiko terjadinya CP pada anak. Saran dari penelitian ini adalah Perlu ditingkatkan penyuluhan bagi masyarakat akan faktor risiko terjadinya CP pada anak sehingga masyarakat dapat mencegah terjadinya CP pada anak dan dapat mewujudkan kesehatan yang optimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cerebral Palsy, faktor risiko, prenatal, perinatal, postnatal, kesehatan ibu | ||||
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA648.5-767 Epidemics. Epidemiology. Quarantine. Disinfection |
||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Epidemiologi | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Banatul Lariza | ||||
| Last Modified: | 29 Jun 2021 04:42 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108306 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


