Pertanggungjawaban Pidana Tindak Pidana Pemerasan Dengan Modus Operandi Penyebaran Ransomware Cryptolocker

Nur Syamsi Tajriyani (2021) Pertanggungjawaban Pidana Tindak Pidana Pemerasan Dengan Modus Operandi Penyebaran Ransomware Cryptolocker. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (763kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (166kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (201kB)
[img] Text (BAB I)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (210kB)
[img] Text (BAB II)
5. BAB II MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PEMERASAN MELALUI SISTEM ELEKTRONIK DALAM KASUS PENYEBARAN RANSOMWARE CRYPTOLOCKER.pdf
Restricted to Registered users only until 1 July 2024.

Download (260kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6. BAB III PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA PEMERASAN MELALUI SISTEM ELEKTRONIK DALAM KASUS PENYEBARAN RANSOMWARE CRYPTOLOCKER.pdf
Restricted to Registered users only until 1 July 2024.

Download (383kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7. BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only until 1 July 2024.

Download (103kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (184kB)
[img] Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
9. KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penyalahgunaan temuan teknik cryptovirology menjadi awal mula penciptaan ransomware cryptolocker yang digunakan sebagai sarana melakukan tindak pidana pemerasan. Tindak pidana pemerasan melalui sistem elektronik dalam kasus penyebaran ransomware cryptolocker merupakan hal yang baru di Indonesia. Hal ini terlihat dari belum adanya putusan pengadilan mengenai kasus penyebaran ransomware cryptolocker. Modus operandi penyebaran ransomware cryptolocker yang cukup kompleks merupakan sesuatu yang harus diperhatikan dalam hal penerapan hukumnya oleh karena serangkaian perbuatan tersebut melingkupi beberapa tindak pidana yaitu pemerasan dan pengancaman, perusakan, dan mengakibatkan terganggunya sistem elektronik dan juga dapat dilakukan secara lintas negara karena penyebarannya memanfaatkan internet. Pelaku yang merupakan orang yang memiliki ilmu lebih tentang teknologi juga menjadi kesulitan tersendiri karena minimnya informasi mengenai pelaku yang bisa didapatkan. Penelitian ini memiliki sasaran berupa bagaimana modus operandi dan pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana pemerasan melalui sistem elektonik dalam kasus serangan ransomware cryptolocker.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.93-21 Taj p
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban Pidana, Ransomware Cryptolocker, Pemerasan.
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV7231-9960 Criminal justice administration > HV7431 Prevention of crime, methods, etc.
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K970 Compensation to victims of crime. Reparation
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Nur Syamsi TajriyaniNIM.031711133001
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDidik Endro PurwoleksonoNIDN0025036204
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 01 Jul 2021 06:09
Last Modified: 01 Jul 2021 06:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108373
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item