Rahmadani (2021) Efektivitas Daya Anthelmintik Sintetik Praziquantel Terhadap Mortalitas Plerocercoid Cacing Spirometra Sp Secara In Vitro. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL .pdf Download (227kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK .pdf Download (93kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI .pdf Download (98kB) |
|
|
Text (PENDAHULUAN)
4. BAB 1 PENDAHULUAN .pdf Download (102kB) |
|
|
Text (TINJAUAN PUSTAKA)
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA .pdf Restricted to Registered users only until 1 July 2024. Download (255kB) | Request a copy |
|
|
Text (MATERI DAN METODE)
6. BAB 3 MATERI DAN METODE .pdf Restricted to Registered users only until 1 July 2024. Download (355kB) | Request a copy |
|
|
Text (ANALISA DATA)
7. BAB 4. ANALISA DATA.pdf Restricted to Registered users only until 1 July 2024. Download (120kB) | Request a copy |
|
|
Text (PEMBAHASAN)
8. BAB 5 PEMBAHASAN .pdf Restricted to Registered users only until 1 July 2024. Download (95kB) | Request a copy |
|
|
Text (KESIMPULAN DAN SARAN)
9. BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN .pdf Restricted to Registered users only until 1 July 2024. Download (79kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10. DAFTAR PUSTAKA .pdf Download (187kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
11. LAMPIRAN .pdf Restricted to Registered users only until 1 July 2024. Download (677kB) | Request a copy |
|
|
Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
12. PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) | Request a copy |
Abstract
Sparganosis merupakan food-borne disease yang disebabkan oleh plerocercoid (sparganum) yang merupakan larva stadium dua dari cacing Spirometra sp. amfibi dan reptil merupakan inang perantara kedua dari Spirometra sp. inang defenitif dari parasit ini yaitu golongan karnivora seperti anjing dan kucing. Praziquantel merupakan anthelmintik sintetik yang merupakan salah satu obat paling efektif untuk mengobati cacing pita pada kucing dengan pemberian dosis yang direkomendasikan. Praziquantel bekerja melalui dua cara yang pertama yaitu, meningkatkan aktivitas otot cacing karena hilangnya ion Ca intraseluler yang dapat menimbulkan kontraksi serta paralisis spastik yang bersifat reversible dan menyebabkan cacing yang menempel pada dinding usus terlepas, hal ini terjadi pada pemberian kadar efektif terendah dari praziquantel. Cara kedua yaitu, terjadinya vakuolisasi (sel cacing mengalami fragmentasi) dan dapat menyebabkan kematian pada cacing, hal ini terjadi pada pemberian praziquantel dengan dosis terapi yang lebih tinggi. Penelitian efektivitas praziquantel khususnya untuk pengobatan sparganosis yang belum banyak diteliti. Penelitian ini menggunakan lima perlakuan yang terdiri dari kelompok kontrol NaCl fisiologis, kelompok perlakuan 1 (P1) praziquantel 1 mg/ml, perlakuan 2 (P2) praziquantel 2 mg/ml, perlakuan 3 (P3) praziquantel 3 mg/ml, dan perlakuan 4 (P4) praziquantel 4 mg/ml dengan masing-masing perlakuan menggunakan 5 ekor plerocercoid cacing Spirometra sp. waktu pengamatan pada penelitian ini yaitu 30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit, 150 menit, dan 180 menit terhadap mortalitas plerocercoid cacing Spirometra sp. data yang diperoleh dari hasil pengamatan selanjutnya dianalisis menggunakan ANOVA Faktorial dan dilanjutkan Uji Duncan menggunakan bantuan Statistical Product and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada setiap kelompok perlakuan dan waktu pengamatan, serta terdapat interaksi antara perlakuan dan waktu pengamatan yang signifikan. Konsentrasi praziquantel 1 mg/ml, 2 mg/ml, 3 mg/ml, dan 4 mg/ml sudah berpengaruh terhadap kematian plerocercoid cacing Spirometra sp pada menit ke-30. Kematian plerocercoid pada pengamatan selanjutnya menunjukkan peningkatan kematian pada setiap perlakuan. Konsentrasi praziquantel 1 mg/ml menunjukkan angka kematian yang paling rendah, sedangkan konsentrasi praziquantel 4 mg/ml menunjukkan angka kematian tertinggi. Rata-rata kematian plerocercoid terendah pada waktu pengamatan menit ke-30, sedangkan rata-rata kematian plerocercoid tertinggi pada menit ke-180, hal ini membuktikan bahwa praziquantel berpengaruh terhadap kematian plerocercoid cacing Spirometra sp secara in vitro.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK KH. 49 / 21 Ram e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Anthelmintic, In Vitro, Praziquantel, Plerocercoids, Spirometra sp. | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > Including veterinary genetics, ethology, anatomy, physiology, embryology, pathology S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF915-919.5 Veterinary pharmacology |
|||||||||
| Divisions: | 17. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam > Kedokteran Hewan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2021 14:19 | |||||||||
| Last Modified: | 01 Jul 2021 14:19 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108377 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


