Pertanggungjawaban Pidana Pelaku “Sekstorsi” Dalam Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO)

Fikri Chandra Permana (2021) Pertanggungjawaban Pidana Pelaku “Sekstorsi” Dalam Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (230kB)
[img] Text (BAB 1)
3. BAB I.pdf

Download (194kB)
[img] Text (BAB 2)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only until 12 July 2024.

Download (424kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only until 12 July 2024.

Download (336kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only until 12 July 2024.

Download (136kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR BACAAN.pdf

Download (143kB)
[img] Text (PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
Pernyataan Kesediaan Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

“Sekstorsi” yaitu salah satu Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang merupakan suatu perbuatan pemerasan dengan menggunakan ancaman menyebarkan foto atau video korban yang memiliki muatan pornografi yang menyebabkan korban takut dan memenuhi permintaan pelaku. “Sekstorsi” belum dikualifikasikan sebagai tindak pidana yang berbeda dengan pemerasan biasa. Peraturan perundang-undangan yang terkait dengan perbuatan pelaku “sekstorsi” belum diatur secara menyeluruh. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui perbuatan yang dilakukan oleh pelaku “sekstorsi” tersebut dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana dan pertanggungjawaban pidana pelaku “sekstorsi” dan memahami putusan kasus terkait. Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan Kasus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualifikasi tindak pidana dari perbuatan “sekstorsi” dan pertanggungjawaban pelaku “sekstorsi” telah dapat dapat dipidana dengan menggunakan KUHP, UU ITE dan UU Pornografi. Namun masih diperlukan peraturan yang lebih khusus mengingat karakteristik “sekstorsi” yang sebenarnya berbeda dengan bentuk tindak pidana pemerasan pada umumnya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.204/21 Per p
Uncontrolled Keywords: Online, “sekstorsi”, kekerasan, gender, pemerasan
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5015.4-5350 Criminal law
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Fikri Chandra PermanaNIM031711133171
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAmira ParipurnaNIDN0013038106
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 12 Jul 2021 06:57
Last Modified: 12 Jul 2021 06:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108632
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item