Mohammad Ali Rafi Rafsanjani (2021) Produk Fashion Merek Lokal Sebagai Pembentuk Identitas Sosial Remaja. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL .pdf Download (870kB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (362kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (354kB) |
|
|
Text
4. BAB IPENDAHULUAN.pdf Download (434kB) |
|
|
Text
5. BAB II.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (433kB) | Request a copy |
|
|
Text
6. BAB III.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (514kB) | Request a copy |
|
|
Text
7. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (551kB) | Request a copy |
|
|
Text
8. BAB V.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (346kB) | Request a copy |
|
|
Text
9. Daftar Pustaka.pdf Download (451kB) |
|
|
Text
10. Lampiran.pdf Restricted to Registered users only until 16 July 2024. Download (645kB) | Request a copy |
|
|
Text
KKB KK-2 Fis.S.34-21-Embargo Publikasi Mohammad Ali Rafi Rafsanjani 071711433065 - ali rafsanjani.pdf Restricted to Registered users only Download (25kB) | Request a copy |
|
|
Text
KKB KK-2 Fis.S.34-21-Kesediaan Publikasi Skripsi Mohammad Ali Rafi Rafsanjani 071711433065 - ali rafsanjani.pdf Restricted to Registered users only Download (23kB) | Request a copy |
Abstract
Dewasa ini, produk fashion merek lokal hadir dengan menawarkan nilai-nilai yang lebih kepada remaja Indonesia. Hal tersebut menyebabkan pergeseran minat remaja Indonesia terhadap suatu produk fashion, yang mulanya lebih berminat kepada produk fashion merek luar hingga bergeser menjadi berminat kepada produk fashion merek lokal. Dengan munculnya fenomena tersebut, peneliti ingin mengkaji lebih dalam tentang kehidupan sosial remaja yang memiliki budaya konsumsi akan simbol – simbol yang melekat pada suatu produk fashion merek lokal dalam upaya remaja membentuk identitas sosialnya. Untuk menjelaskannya, peneliti menggunakan teori hiper-realitas dan masyarakat konsumsi milik Jean Baudrillard. Serta sebagai teori pendukung, peneliti menggunakan teori identitas sosial milik Henry Tajfel dan John C. Turner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Terdapat tujuh informan yang merupakan remaja pada rentang umur 20-24 tahun yang memiliki dan memakai produk fashion merek lokal sebagai gaya berpakaiannya sehari-hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, media sosial menjadi faktor penting bagi industri fashion merek lokal untuk menawarkan nilai-nilai yang terkandung dalam produknya kepada remaja. Selain dipelopori oleh industri fashion merek lokal, hal-hal seperti pemerintah, artis, influencer, dan penggiat fashion juga memiliki peran yang cukup penting bagi produk fashion merek lokal untuk menawarkan nilai-nilai yang terkandung dalam suatu produk fashion merek lokal. Lebih lanjut lagi, menurut remaja, produk fashion merek lokal dewasa ini menawarkan berbagai nilai lebih, seperti hadir sebagai anti-tesa produk fashion merek luar, kemewahan, hingga berpenampilan seperti idola. Sehingga, akan sangat wajar jika melalui nilai-nilai yang ditawarkan oleh produk fashion merek lokal, remaja dapat membentuk citra diri yang di inginkan serta dapat menunjukkan gaya berpakaian yang lebih baik kepada individu atau kelompok sosial lain. Citra diri tersebut, dikategorikan menjadi tiga, yaitu; pertama, remaja rasional kalkulatif, yang menekankan bahwa untuk memiliki penampilan yang sebaik mungkin tidak memerlukan produk fashion branded atau yang terbilang mahal; kedua, remaja identitas sosial, yang menekankan pada produk fashion yang dapat menjadi pembeda antara dirinya dengan lingkungan sosialnya maupun kelompok sosial lain; ketiga, remaja modis, yang menekankan pada produk fashion yang dapat menggambarkan bahwa dirinya merupakan individu yang fashionable serta trendy jika dibanding dengan lingkungan sosialnya maupun kelompok sosial lain.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK Fis S 34/21 Raf p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Fashion; Identitas sosial; merek lokal; masyarakat konsumsi; trend | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1-418.5 Medicine and the state > RA418-418.5 Medicine and society. Social medicine. Medical sociology | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 15 Jul 2021 20:21 | ||||||
| Last Modified: | 15 Jul 2021 20:21 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/108712 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


