Tindak Tutur Ekspresif Meminta Maaf Pada Mahasiswamahasiswi Etnis Jawa Di Surabaya

Lailatul Fitriani (2021) Tindak Tutur Ekspresif Meminta Maaf Pada Mahasiswamahasiswi Etnis Jawa Di Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL .pdf

Download (512kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (234kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (238kB)
[img] Text (BAB I)
4. BAB I.pdf

Download (258kB)
[img] Text (BAB II)
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only until 5 August 2024.

Download (466kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only until 5 August 2024.

Download (316kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only until 5 August 2024.

Download (669kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only until 5 August 2024.

Download (312kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (245kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN .pdf
Restricted to Registered users only until 5 August 2024.

Download (309kB) | Request a copy
[img] Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
11. KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Perbedaan cara berbahasa dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya jenis kelamin. Dalam tindak tutur meminta maaf, laki-laki dan perempuan memiliki penafsiran pelanggaran yang berbeda sehingga tuturan dan cara penyampaiannya juga berbeda sesuai tingkat kebutuhan untuk menyelamatkan muka. Penelitian berjudul “Tindak Tutur Ekspresif Meminta Maaf pada Mahasiswa-Mahasiswi Etnis Jawa di Surabaya”, memiliki rumusan masalah bagaimana bentuk dan strategi tindak tutur meminta maaf mahasiswa-mahasiswi etnis Jawa di Surabaya. Tujuan penelitian mendeskripsikan bentuk dan strategi tindak tutur meminta maaf yang digunakan mahasiswa-mahasiswi etnis Jawa di Surabaya. Penelitian ini menggunakan model strategi permintaan maaf Olshtain-Cohen serta teori gender milik Lakoff. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data berupa tuturan meminta maaf dalam bentuk verbal tulisan, sedangkan sumber data diperoleh dari mahasiswa-mahasiswi etnis Jawa di Surabaya melalui angket DCT dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat lima strategi utama dan tiga strategi tambahan yang digunakan mahasiswa-mahasiswi etnis Jawa di Surabaya, antara lain: (1) IFID, (2) ungkapan pertanggungjawaban, (3) tawaran perbaikan, (4) penjelasan situasi, (5) janji tidak mengulangi, (6) berseru, (7) bertanya, dan (8) permintaan. Permintaan maaf mahasiswa diungkapkan secara langsung, secara tidak langsung, bahkan tidak meminta maaf, bergantung pada situasi dan siapa mitra tuturnya. Permintaan maaf mahasiswi dominan diungkapkan secara langsung dengan menggabungkan beberapa strategi sekaligus dan tidak ada yang menolak tanggung jawab untuk meminta maaf. Tuturan mahasiswa tegas dan tidak bertele-tele, terdapat penggunaan kata kasar, serta lebih sering mengajukan pertanyaan. Tuturan mahasiswi lebih panjang, sering mengulang kata maaf, serta ekspresif menggunakan kata seruan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.BI.53-21 Fit t
Uncontrolled Keywords: etnis Jawa, mahasiswa, mahasiswi, meminta maaf, tindak tutur ekspresif
Subjects: P Language and Literature
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania > PL5051-5497 Malayan (Indonesian) languages
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM
Lailatul FitrianiNIM121711133059
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTubiyono, -NIDN0008035804
Depositing User: Jadik jdkyanto Wijayanto
Date Deposited: 23 Sep 2021 07:43
Last Modified: 23 Sep 2021 07:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/109123
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item