Rahma Febriyana (2021) Analisis Perbandingan Kohesi Dan Koherensi Dalam Karangan Bahasa Jepang Tingkat Dasar Dan Tingkat Menengah Mahasiswa Universitas Airlangga. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (COVER)
1. COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
2. DAFTAR ISI.pdf Download (386kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
3. ABSTRAK.pdf Download (335kB) |
|
|
Text (BAB 1)
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (448kB) |
|
|
Text (BAB 2)
5. BAB II LANDASAN TEORI.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (526kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
6. BAB III ANALISA.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
7. BAB IV SIMPULAN.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (350kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (175kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
9. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 10 August 2024. Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text (EMBARGO)
Kesediaan - Embargo - rahma febriyana.pdf Restricted to Registered users only Download (724kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan membandingkan kohesi dan koherensi yang digunakan dalam karangan bahasa Jepang tingkat dasar (作文入門) dan karangan bahasa Jepang tingkat menengah (中級作文) yang digunakan sebagai sumber data karena banyak ditemukan bentuk kohesi dan koherensi yang bervariasi di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan komparatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Dari 157 data yang dianalisis, ditemukan adanya 68 data kohesi dalam karangan tingkat dasar dan 89 data kohesi dalam karangan tingkat menengah. Penanda kohesi gramatikal berupa referensi khususnya pronomina demonstratif banyak ditemukan di kedua level karangan tersebut. Sedangkan bentuk penanda kohesi berupa substitusi, elipsis dan repetisi berbeda - beda di setiap karangan. Koherensi yang terbentuk adalah sebanyak 3 karangan bahasa Jepang tingkat dasar merupakan karangan yang tidak kohesif tetapi koheren dan 2 karangan sisanya adalah karangan yang kohesif dan koheren. Tetapi sebaliknya dalam karangan bahasa Jepang tingkat menengah. Berdasarkan keseluruhan data, disimpulkan bahwa penanda kohesi dalam karangan bahasa Jepang tingkat menengah lebih banyak digunakan daripada karangan bahasa Jepang tingkat dasar yang berpengaruh pada pembentukan koherensinya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 FS J 29-21 Feb a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Karangan Bahasa Jepang Tingkat Dasar, Karangan Bahasa Jepang Tingkat Menengah, Koherensi, Kohesi, Perbandingan | ||||||
| Subjects: | P Language and Literature P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1-6790 Literature (General) |
||||||
| Divisions: | 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2021 02:06 | ||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2021 02:06 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/109228 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


