Lukmania Andriani Putri (2021) Gambaran Respon Emosional Pada Remaja Yang Memiliki Saudara Kandung Disabilitas. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. ABSTRAK.pdf Download (694kB) |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (811kB) |
|
|
Text
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (699kB) |
|
|
Text
5. BAB 2 KAJIAN PUSTAKA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
6. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Download (863kB) |
|
|
Text
7. BAB 4 HASIL PENELITIAN.pdf Download (984kB) |
|
|
Text
8. BAB 5 PEMBAHASAN.pdf Download (699kB) |
|
|
Text
9. BAB 6 SIMPULAN DAN SARAN.pdf Download (686kB) |
|
|
Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (920kB) |
|
|
Text
11. LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Kesediaan Publikasi sdh TTD pdf - nia Andriani.pdf Download (213kB) |
Abstract
Disabilitas menjadi permasalahan yang berdampak sistemik dalam keluarga, salah satunya adalah saudara kandung yang berusia remaja. Remaja berada dalam tahapan perkembangan yang pesat sehingga kehadiran saudara kandung dengan disabilitas akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari sehingga yang ditunjukkan dengan respon emosional pada remaja yang muncul seperti marah, sedih, takut, dan kecewa, Namun penelitian yang membahas secara mendalam gambaran respon emosional pada remaja terhadap saudara kandung yang mengalami disabilitas masih sangat terbatas. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggali gambaran respon emosional pada remaja yang memiliki saudara kandung penyandang disabilitas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, field note, dan observasi. Partisipan penelitian ini yaitu 10 remaja yang mempunyai saudara kandung yang tinggal serumah. Analisis data menggunakan metode Colaizzi. Hasil: Penelitian ini menghasilkan 4 tema yang meliputi 1) Respon pertama kali remaja mengetahui diagnosa saudara kandungnya 2)Respon emosional yang muncul pada remaja 3)Keadaan didalam keluarga dengan hadirnya anak disabilitas dan 4)Bentuk perasaan menerima keadaan saudara kandungnya. Kesimpulan: awal mengetahui saudaranya terdiagnosa disabilitas partisipan mulai memunculkan respon emosional antara lain yaitu marah, kaget, dan sedih. Namun remaja tersebut dapat mengendalikan emosi tersebut, dengan seiringnya berjalannya waktu remaja tersebut ikut serta berperan dalam merawat saudaranya dan dapat menerima keadaan saudaranya penyandang disabilitas, karena mayoritas dari mereka yang memiliki saudara kandung disabilitas merasa memiliki hubungan yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK FKP.N.77/21 Put g | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Disabilitas, remaja, Emosional, Saudara kandung, | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | ||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | ||||||
| Date Deposited: | 21 Sep 2021 04:35 | ||||||
| Last Modified: | 21 Sep 2021 04:35 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/110486 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


