Pematuhan Dan Penyimpangan Prinsip Kesantunan Berbahasa Guru Dan Siswa Dalam Proses Belajar Mengajar Di Tpa Baiturrahim Surabaya: Kajian Pragmatik

Fauziah Bahamarianti Fajiroh (2021) Pematuhan Dan Penyimpangan Prinsip Kesantunan Berbahasa Guru Dan Siswa Dalam Proses Belajar Mengajar Di Tpa Baiturrahim Surabaya: Kajian Pragmatik. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (951kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (554kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (494kB)
[img] Text
4. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (405kB)
[img] Text
5. BAB II KERANGKA TEORI.pdf
Restricted to Registered users only until 27 September 2024.

Download (530kB) | Request a copy
[img] Text
6. BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only until 27 September 2024.

Download (277kB) | Request a copy
[img] Text
7. BAB IV ANALISIS DATA.pdf
Restricted to Registered users only until 27 September 2024.

Download (730kB) | Request a copy
[img] Text
8. BAB V SIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only until 27 September 2024.

Download (378kB) | Request a copy
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (556kB)
[img] Text
KESEDIAAN 001-dikonversi - fauziah bahamarianti.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian yang berjudul “Pematuhan dan Penyimpangan Prinsip Kesantunan Berbahasa Guru dan Siswa dalam Proses Belajar Mengajar di TPA Baiturrahim Surabaya: Kajian Pragmatik” bertujuan untuk mendeskripsikan maksim-maksim apa saja yang menjadi bentuk pematuhan prinsip kesantunan berbahasa dalam proses belajar mengajar di TPA Baiturrahim Surabaya dan mendeskripsikan maksim-maksim apa saja yang menjadi bentuk penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dalam proses belajar mengajar di TPA Baiturrahim Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif . Peneliti melakukan pengamatan langsung di TPA Baiturrahim Surabaya dengan mencatat tuturan yang terjadi dan tidak terlibat dalam proses peristiwa tutur. Penelitian ini hanya fokus pada keenam maksim dari prinsip kesantunan berbahasa Leech. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan peneliti, dalam proses belajar mengajar di TPA Baiturrahim Surabaya ditemukan tiga bentuk pematuhan prinsip kesantunan berbahasa. Ketiga bentuk pematuhan tersebut dibagi menjadi pematuhan satu maksim, pematuhan dua maksim, dan pematuhan tiga maksim. Pematuhan satu maksim terdiri atas pematuhan pada maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim simpati. Pematuhan dua maksim terdiri atas pematuhan pada maksim kesepakatan dan maksim simpati, maksim kebijaksanaan dan maksim kedermawanan, dan maksim pujian dan maksim simpati. Dan pematuhan tiga maksim pada maksim kebijaksanaan, maksim kesepakatan, dan maksim simpati. Sedangkan bentuk penyimpangan dibedakan menjadi dua, yaitu penyimpangan satu maksim dan penyimpangan dua maksim. Penyimpangan satu maksim terdiri atas penyimpangan pada maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, dan maksim kesepakatan. Penyimpangan dua maksim terdiri atas penyimpangan pada maksim kebijaksanaan dan maksim kesepakatan, maksim kerendahan hati dan maksim pujian, maksim kerendahan hati dan maksim kesepakatan, dan maksim kebijaksanaan dan maksim pujian

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.BI 31/21 Faj p
Uncontrolled Keywords: pematuhan, penyimpangan, guru dan siswa TPA Baiturrahim, pragmatik.
Subjects: P Language and Literature
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM
Fauziah Bahamarianti FajirohNIM121711133027
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMoch. Jalal, -NIDN0010086905
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 27 Sep 2021 06:10
Last Modified: 27 Sep 2021 06:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/110621
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item