Tanggungjawab Pelaku Kejahatan Terorganisasi Yang Melakukan Match Fixing

Ivandita Satrio Hartawan, '- (2021) Tanggungjawab Pelaku Kejahatan Terorganisasi Yang Melakukan Match Fixing. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN.pdf

Download (561kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK.pdf

Download (160kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
3 DAFTAR ISI.pdf

Download (215kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
4 BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (567kB)
[img] Text (BAB II)
5 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (619kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV PENUTUP)
7 BAB IV PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (56kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR BACAAN)
8 DAFTAR BACAAN.pdf

Download (310kB)
[img] Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Sepak bola sebagai salah satu cabang olahraga, mempunyai fungsi dasar sebagai alat pembelajaran terkait nilai-nilai yang ada di dalamnya, yaitu kerja sama, sportivitas dan juga fair play. Fair play sendiri adalah suatu prinsip oleh FIFA yang dikenal dengan semboyan "My Play is Fair Play". Namun nilai nilai tersebut telah dicederai dengan adanya kasus pengaturan skor dengan menggunakan suap sebagai alat untuk melakukan pengaturan skor dalam suatu pertandingan. Isu hukum yang diajukan dalam peneltian ini adalah apakah pengaturan skor dapat dikualifikasi sebagai tindak pidana; dan bagaimanakah pertanggungjawaban pidana pelaku organisasi dalam pengaturan skor pertandingan sepak bola. Tipe penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan pendekatan masalah yaitu pendekatan perundang undangan dan pendekatan konsep serta studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua pengaturan skor dapat dikenakan sanksi pidana, karena ada juga pengaturan skor yang digunakan hanya sebagai strategi semata. Jika pengaturan skor pada pertandingan sepak bola, dapat merugikan pihak lain maka dapat dikualifikasi sebagai tindak pidana suap karena memenuhi unsur unsur perbuatan yang dilarang dan diancam pidana berdasarkan Undang-Undang No. 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap. Pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku organisasi, dapat dibebankan kepada orang orang yang ada di dalam organisasi tersebut. Seharusnya sanksi pidana tidak hanya dapat dikenakan terhadap orang orang yang terlibat dalam pengaturan skor yang dapat merugikan pihak lain, tetapi juga dapat dikenakan kepada pelaku organisasi yang telah melakukan pengaturan skor dengan suap, karena dapat merusak nilai nilai sportifitas, dan permaianan yang jujur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.239/21 Har t
Uncontrolled Keywords: pengaturan skor, tindak pidana suap, pelaku organisasi
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure > K5015.4-5350 Criminal law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Ivandita Satrio Hartawan, '-NIM031411131160
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRiza Alifianto Kurniawan, '-NIDN0022048106
Depositing User: Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M.
Date Deposited: 26 Oct 2021 06:42
Last Modified: 26 Oct 2021 06:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/111658
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item