Dzaka Ananda Hidayat, '- (2021) Pertanggungjawaban Tukang Gigi Dalam Praktik Yang Merugikan Konsumen. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN DEPAN)
1 HALAMAN DEPAN.pdf Download (193kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2 ABSTRAK.pdf Download (42kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3 DAFTAR ISI.pdf Download (55kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
4 BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (105kB) |
|
|
Text (BAB II)
5 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (176kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
6 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (84kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
7 BAB IV PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only Download (40kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR BACAAN)
8 DAFTAR BACAAN.pdf Download (70kB) |
|
|
Text (KESEDIAAN PUBLIKASI)
KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) | Request a copy |
Abstract
Tukang gigi merupakan pekerjaan yang sudah banyak melakukan praktek di Indonesia. Tukang gigi menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat Indonesia yang ingin merawat gigi dengan biaya yang murah, jika dilihat dari prakteknya, tukang gigi dapat melakukan banyak pekerjaan, mulai dari pembuatan gigi palsu, memasang gigi palsu, memasang kawat gigi, veener dan lain-lain yang juga biasa dilakukan oleh dokter gigi, akan tetapi dikarenakan kurangnya pengalaman yang dimiliki oleh tukang gigi, banyak korban yang timbul atas jasa yang dilakukan oleh tukang gigi, seperti salah satu contoh temuan kasus yang ada di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dalam kasus tersebut seseorang melakukan pemasangan kawat gigi di tukang gigi, dan pada akhirnya konsumen yang datang ke tukang gigi mengalami kerugian dari jasa yang diberikan oleh tukang gigi, dari hal tersebut terdapat rumusan maslah yang menyebutkan terkait apa saja bentuk kerugian yang dialami konsumen atas jasa tukang gigi, dan juga terkait pertanggungjawaban tukang gigi akibat jasa nya yang merugikan konsumen. Pendekatan yang dilakukan oleh penulis menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan yang menganalisa pandangan-pandangan hukum yang dikemukakan oleh sarjana ataupun doktrin-doktrin yang berkembang dalam ilmu hukum (conceptual approach). Kerugian materiil dan imateriil merupakan bentuk kerugian yang dialami oleh konsumen atas jasa tukang gigi, dan terkait pertanggungjawaban tukang gigi, Terdapat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang mengatur tentang sanksi perdata dan juga sanksi pidana, akan tetapi jika konsumen mengalami luka berat, cacat berat, cacat berat sampai kematian, terdapat KUHP yang mengatur terkait pertanggungjawaban hal tersebut, dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2014 tentang Pembinaan, Pengawasan, dan Perizinan, Pekerjaan Tukang Gigi juga mengatur terkait sanksi administrasi yang dikenakan kepada usahanya tukang gigi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 FH.241/21 Hid p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tukang gigi, Kerugian Konsumen, Pertanggungjawaban | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3661-3674 Public safety | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Guruh Haris Raputra, S.Sos., M.M. | ||||||
| Date Deposited: | 26 Oct 2021 07:27 | ||||||
| Last Modified: | 26 Oct 2021 07:27 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/111666 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


