Sendry Dwi Cahyani (2021) Pengaruh Efektivitas Bauran Kebijakan Moneter Dan Kebijakan Fiskal Terhadap Inflasi Di Indonesia Tahun 2008-2019. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (232kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (19kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf Download (432kB) |
|
|
Text (BAB 1)
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (340kB) |
|
|
Text (BAB 2)
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (511kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
6. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (436kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
7. BAB 4 Hasil dan Pembahasan.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (442kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
8. BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (201kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (326kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (274kB) | Request a copy |
|
|
Text (PERNYATAN KESEDIAAN PUBLIKASI)
11. PERNYATAAN KESEDIAAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Registered users only Download (267kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan moneter dan kebijakan fiskal terhadap inflasi di Indonesia. Metode yang digunakan yaitu Vector Autoregression (VAR) dengan data time series pada periode 2008-2019. Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu tingkat inflasi, suku bunga acuan (BI 7 Day Reverse Repo Rate), dan pengeluaran pemerintah. Hasil estimasi menunjukkan bahwa suku bunga berpengaruh signifikan namun memiliki hubungan yang negatif. Berdasarkan hasil estimasi VAR, nilai konstanta pada variabel tingkat suku bunga yang bernilai negatif, sehingga ketika suku bunga naik sebesar 1% maka akan menurunkan inflasi sebesar 0,511%. Artinya, ketika suku bunga mengalami kenaikan maka tingkatinflasi akan semakin turun, begitu pula sebaliknya. Hal tersebut sesuai dengan teori klasik yang menjelaskan bahwa tingginya suku bunga akan meningkatkan tabungan sehingga mengurangi jumlah uang yang beredar dan laju inflasi dapat terkendali. Sedangkan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan positif terhadap inflasi. Hal tersebut dilihat dari nilai konstanta variabel pengeluaran pemerintah pada hasil estimasi VAR yang bernilai positif. Ketika pengeluaranpemerintah naik sebesar 1% maka akan meningkatkan inflasi sebesar 0,315%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ketika pengeluaran pemerintah mengalami kenaikan, maka tingkat inflasi juga mengalami kenaikan. Pernyataan tersebut sesuai dengan jurnal yang ditulis oleh Wijaya (2015) yang menyatakan bahwa dalam jangka pendek pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan positif terhadap inflasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 C.97-21 Cah p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Inflasi, suku bunga, pengeluaran pemerintah, vector autoregression (VAR) | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance > HG3810-4000 Foreign exchange. International finance. International monetary system | ||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Novita | ||||||
| Date Deposited: | 03 Nov 2021 02:53 | ||||||
| Last Modified: | 03 Nov 2021 02:53 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/112071 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


