Risa Aulia Ramadhani (2021) Analisis Nilai Tukar Dan Neraca Perdagangan Pertanian Di Empat Negara Asia Terpilih. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
1. HALAMAN JUDUL .pdf Download (568kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf Download (353kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3. DAFTAR ISI.pdf Download (500kB) |
|
|
Text (BAB 1)
4. BAB1 PENDAHULUAN.pdf Download (463kB) |
|
|
Text (BAB 2)
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (546kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
6. BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (649kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
7. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (789kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
8. BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (356kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (480kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only until 3 November 2024. Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (PERMOHONAN EMBARGO)
11. PERMOHONAN EMBARGO.pdf Restricted to Registered users only Download (90kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar terhadap neraca perdagangan pertanian pada empat negara Asia terpilih yakni Thailand, Indonesia, Jepang, dan Korea dalam jangka pendek dan jangka panjang serta untuk mendeteksi adanya fenomena J-Curve pada neraca perdagangan pertanian masing-masing negara tersebut. Penelitian ini menggunakan data SITC untuk Agriculture Raw Material dan data time-series 1993Q1 - 2018Q4 dengan metode Autoregressive Distributed-Lag (ARDL) dan Nonlinear Autoregressive Distributed-Lag (NARDL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, berdasarkan model ARDL, nilai tukar riil berpengaruh signifikan terhadap neraca perdagangan pertanian di negara Thailand baik perdagangan multilateral maupun bilateral. Namun, model NARDL menunjukkan lebih banyak pengaruh yang signifikan yakni pada Indonesia (bilateral), Thailand (multilateral), dan Jepang (multilateral dan bilateral). Dalam jangka panjang, pengaruh nilai tukar yang signifikan melalui model ARDL ditunjukkan pada negara Thailand (bilateral dan multilateral) dan Jepang (multilateral) sedangkan dengan NARDL ditemukan pada negara Thailand, indonesia, dan Jepang untuk perdagangan multilateral setiap negaranya. Selain itu hasil estimasi penelitian ini menunjukkan fenomena J-Curve terdeteksi pada model ARDL maupun NARDL tepatnya hanya pada negara Thailand. Menariknya, hasil ini membuktikan penelitian sebelumnya bahwa fenomena J-Curve lebih mudah di deteksi pada negara yang bukan negara industri atau cenderung negara berkembang. Sedikitnya negara yang terdeteksi menunjukkan bahwa komoditas pertanian pada penelitian ini bersifat inelastis artinya volume ekspor maupun impor tidak terlalu sensitif terhadap perubahan harga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 C.98-21 Ram a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Nilai tukar, Neraca perdagangan pertanian, ARDL, NARDL, J-Curve | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance | ||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Novita | ||||||
| Date Deposited: | 03 Nov 2021 03:38 | ||||||
| Last Modified: | 03 Nov 2021 03:38 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/112075 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


