Pengaruh Paparan Medan Elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) terhadap Struktur Histologi Pembuluh Darah Aorta pada Tikus Putih

Wiwik Misaco, drh. and Bambang Sektiari L, Dr., DEA.,drh. and Boedi Setiawan, drh. (2001) Pengaruh Paparan Medan Elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) terhadap Struktur Histologi Pembuluh Darah Aorta pada Tikus Putih. Laporan Penelitian. LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS AIRLANGGA, SURABAYA. (Unpublished)

[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK 539.2 Mis p.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Paparan medan elektromagnetik ELF di lingkungan yang timbul di sekitar konduktor arcs tegangan tinggi adalah sesaatu yang sulit dihindari dan semakin meningkat seiring dengan peningkatan teknologi pemanfaatan peralatan berenergi listrik. Paparan yang didapatkan semakin tinggi terutama bagi masyarakat yang bermukim di bawah dan disekitar jaringan SUTET-500 kV. Paparan medan listrik dan medan magnetik gelornbang elektromagnetik ELF pada jangka waktu yang cukup lama dapat menimbulkan perubahan-perubahan fisiologis antara lain; gangguan subjektif pada sistem cardiovasculer. Untuk mengetahui pengaruh paparan medan elektromagnetik ELF terhadap pembuluh darah maka dilakukan penelitian secara eksperimental pada tikus putih (Rattus Norwegicus) strain Wistar jantan yang dipaparkan medan elektromagnetik ELF secara in vivo di bawah SUTET- 500 kV. Sebanyak 60 ekor tikus putih (Raitus Norwegicus) strain Wistar jantan, umur 8 minggu digunakan pada penelitian ini. Rancangan yang dipergunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial (3x2) dengan 10 ulangan. Fakior pertama adalah intensitas paparan yakni intensitas paparan tinggi (dalam kandang:1,162 kV, 1,167 liT; luar kandang: 2,148 kV, 1,717 ItT)-, intensitas paparan sedang (dalam kandang : 0,638 kV, 1,529 la, leer kandang 1,064 kV, 1,575 pT ); intensitas paparan alarniah (0,004 kV, 0,046 pl-). Faktor kedua adalah waktu paparan yakni. 4 minggu dan 8 minggu, Pengamatan mikroskopik dilakukan terhadap diamater, ketebalan (finding, jumlah lapisan otot polos sirkuier dan lapisan elastin dari sediaan histologi aorta dengan menggunakan mikrometer retikularis. Hashl penelitian menunjukkan adanya interaksi yang nyata (P< 0,05) antara intensitas dan waktu paparan terhadap jumlah lapisan °tot polos sirkuler dari media. Pada paparan pada intensitas tinggi maupun sedang terjadi penurunan jumlah lapisan otot polos sirkuler media pembu]uh darah secara nyata terjadi setelah 4 minggu paparan dan terns berlanjut hingga 8 minggu paparan. Penurunan jumlah otot ini jugs disertai oleh menurtmnya jumlah lapisan elastin setelah paparan 8 minggu (P < 0,05). Paparan medan elektromagnetik ELF Tidak berpengaruh terhadap Diameter dan ketebalan dinding pembuluh darah. Dapat disimpulkan, bahwa paparan medan elektromagnetik ELF (SUTET - 500 kV) berpengaruh terhadap terjadinya modifikasi struktur histologi dari pembuluh darah aorta tikus putih yang mengalami 8 minggu paparan.

Item Type: Monograph (Laporan Penelitian)
Additional Information: KKC KK 539.2 Mis p
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF811-909 Veterinary medicine of special organs, regions, and systems
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan > Klinik Veteriner
Creators:
CreatorsNIM
Wiwik Misaco, drh.UNSPECIFIED
Bambang Sektiari L, Dr., DEA.,drh.UNSPECIFIED
Boedi Setiawan, drh.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 19 Apr 2022 06:32
Last Modified: 19 Apr 2022 06:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/115572
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item