Analisis Molekuler Phylogenetic Human Immunodeficincy Virus (HIV) pada Penderita Yang Terinfeksi HiV Di Surabaya Jawa Timur

Maria Inge Lusida, - and Nasronudin Lusida, - and Retno Handajani, - and Lindawati Lusida, - and Ferry Efendi, - and Takako Utsumi, - (2009) Analisis Molekuler Phylogenetic Human Immunodeficincy Virus (HIV) pada Penderita Yang Terinfeksi HiV Di Surabaya Jawa Timur. Laporan Penelitian. LEMBAGA PENELITIAN, SURABAYA. (Unpublished)

[img] Text
KKA KK LP159-10 ANA.pdf

Download (7MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Human Immunodeficiency Virus type 1 (HIV-l) dikJasifikasikan kedalam 3 grup: grup M (main), grup 0 (outlier) dan grup N (non-Mlnon-D). Penyebab utama epidemi infeksi mv di dunia adalah grup M, yang dalam phylogenetic selanjutnya elibagi menjadi 10 subtipe atau clades, yaitu: A- D and F-K. Klasifikasi phylogenetic lllV-l dapat dilakukan berdasar antara lain analisis sekuens daerah genom gag p17 atau genom utuh lllV. Belum diketahui distribusi subtipe HIV pada penderita yang terinfeksi lllV di Surabaya, Jawa Timur. Tujuan: Mendapatkan hasil anal isis molekuler phylogenetic Human Immunodeficiency Virus (HIV) pada penderita yang terinfeksi lllV di Surabaya, Jawa Timur. Metoda: Deteksi antibodi terhadap HIV dilakukan dengan 3 teknik, yaitu: paper strip, dan EIA (Aeon) serta EliSA (Axiom dilakukan pada 51 sampel plasma penderita suspect lllV di Surabaya, Jawa Timur. Deteksi RNA lllV dilakukao dengan One Step Reverse Transcription (RT) Polymerase Chain Reaction (PCR) Test (Invirogen) menggunakan pasangan primer berdasar gen gag daerah p17. Hasil pemeriksaan PCR lllV yang positif di sequencing dan dianalisis menggunakan program Genetyx 9 Version untuk menentukan subtipe HIV. Hasil: Antibody terhadap lllV terdeteksi pada 96,08% (49/51) penderita suspect HIV dan RNA mv terdeteksi pada 57,14% (28/49). Pada analisis selanjutnya dari 21 nukleotida gen gag pI7 HIV yang dianalisis, semua adalah CRF, terutarna HIV subtipe CRFOl_AE, yang menempati satu cabang dengan lllV CRFO 1_ AE yang berasal dari Asia, yaitu Thailand, Jepang, Malaysia, Cina dan Hongkong, kecuali satu sampel. Satu sampel tersebut mempunyai insersi 18 nukleotida nampaknya seperti subtipe lllV yang barn, namun masih perlu diiteliti lebih lanjut. Kesimpulan: Dari gen gag p17 HIV dalam penelitian ini, satu HIV mempunyai insersi 18 nukleotida dan subtipe HIV di Surabaya, Jawa Timur terutarna adalah CRFO I-AE yang menempati cabang yang sarna dengan subtipe CRFOl-AE HIV di Asia pada umumnya

Item Type: Monograph (Laporan Penelitian)
Additional Information: KKA KK LP 59 / 10 Ana
Uncontrolled Keywords: Subtipe lllV, gen gag p17, Surabaya, Indonesia
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Mikrobiologi Klinik
Creators:
CreatorsNIM
Maria Inge Lusida, --
Nasronudin Lusida, --
Retno Handajani, --
Lindawati Lusida, --
Ferry Efendi, --
Takako Utsumi, --
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 13 May 2022 00:56
Last Modified: 13 May 2022 00:56
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/116275
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item