Rancang Bangun dan Optimasi Instrumen Laser Dioda Inaktivasi (LDI) Untuk Terapi Penyakit Periodontal: Penelitian Secara in Vitro

I GDE Bagus Yatna Wibawa, - (2016) Rancang Bangun dan Optimasi Instrumen Laser Dioda Inaktivasi (LDI) Untuk Terapi Penyakit Periodontal: Penelitian Secara in Vitro. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (TESIS)
KKC KK TT 03-17 Wib r.pdf

Download (46MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit periodontal disebabkan oleh infeksi bakteri periopatogen, salah satunya adalah bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Terapi fotodinamik inaktivasi merupakan metode untuk menginaktivasi pertumbahan bakteri dengan substansi yang sensitif terhadap cahaya (photosensitizer), sumber cahaya yang tidak berbahaya yang dapat diserap oleh photosensitizer, serta ketersediaan molekul oksigen. Laser dioda merupakan salah satu sumber cahaya monokromatis dengan daya rendah sehingga dapat digunakan dalam terapi fotodinamik. Dengan mengatur tegangan input laser dioda, dapat dilakukan pengendalian daya output laser dioda sehingga dapat disesuaikan dengan lama waktu paparan untuk memperoleh berbagai variasi dosis energi pada keperluan terapi fotodinamik inaktivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi laser dioda 445 nm dan laser dioda 650 nm yang dikombinasikan dengan klorofil dari ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) sebagai photosensitizer untuk mengoptimalkan efek inaktivasi bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Penelitian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama merupakan perancangan instrumen yang dapat mengendalikan daya keluaran laser dioda serta waktu paparan laser dioda. Tahap kedua merupakan penguJlan instrumen untuk inaktivasi bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans dengan optimalisasi photosensitizer (klorofil dari ekstrak daun Moringa oleifera). Hasil karakterisasi laser dioda 445 nm menunjukkan foton terstimulasi paling dominan yang dihasilkan adalah foton dengan panjang gelombang 430 nm, sedangkan hasil karakterisasi laser dioda 650 nm menunjukkan foton terstimulasi paling dominan dihasilkan adalah foton dengan dengan panjang gelombang 660 nm. Instrumen laser dioda menggunakan fiber optik 8 mm untuk memandu berkas laser dan memiliki efisiensi sebesar 49 % untuk berkas laser dioda 445 nm dan 52% untuk berkas laser dioda 650 nm. Menggunakan hasil pengukuran panjang gelombang foton terstimulasi paling dominan dari kedua laser diketahui laser dioda 445 nm dapat menghasilkan daya keluaran sebesar 9,2 mW, 23,3 mW, 37,5 mW

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TT 03/17 Wib r
Uncontrolled Keywords: Instrumen Laser Dioda Inaktivasi (LDI); Terapi Penyakit Periodontal
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Tekno Biomedik
Creators:
CreatorsNIM
I GDE Bagus Yatna Wibawa, -NIM091425053004
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSuryani Dyah Astuti, -NIDN0008046902
Thesis advisorErnie Maduratna S., -NIDN0012026603
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 12 Jan 2023 07:31
Last Modified: 12 Jan 2023 07:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/119530
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item